Bersyukurlah Kepada Tuhan, Sebab Ia Baik

Yeremia 33:10-16

Belum ada komentar 286 Views

“Bersyukurlah kepada TUHAN semesta alam, sebab TUHAN itu baik, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya! ….” (Yer. 33:11)

Semua agama menawarkan janji yang indah dan manis kepada pengikutnya. Jika kamu “berbuat baik” maka kamu akan diberkati oleh dewa anu atau ilah anu. Iman Kristen tidak begitu! Yahweh, Allah Israel, pada dasarnya adalah Allah yang baik. Sebelum kita mampu melakukan kebaikan, Ia sudah melimpahkan berkat dan kasih-Nya kepada kita.

Karena itu, kita selalu mendengar umat-Nya berseru, “Bersyukurlah kepada Tuhan semesta alam, sebab Tuhan itu baik, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!” Tuhan tidak pernah melupakan umat-Nya, bahkan ketika mereka terimpit oleh dosa dan kesalahannya. Atau ketika kita mengalami berbagai masalah. Kasih Tuhan kepada umat-Nya tidak bersyarat. Unconditional! Kita berbuat baik, bukan supaya kita dikasihi dan diberkati oleh Tuhan. Tetapi, kita berbuat baik karena sudah dikasihi dan diberkati-Nya. Perbuatan baik kita ialah buah iman; sebagai ungkapan syukur atas berkat dan kasih-Nya yang tidak terhingga.

Ini sungguh kontras dengan tawaran agama-agama lain yang memandang kasih dan berkat dewa-dewi mereka dengan berbagai syarat. Jika kamu berpuasa, jika kamu berbuat amal, dan banyak “jika” lain sebagai syarat, yang sulit dipenuhi oleh manusia. Tidak mengherankan jika umat Israel dan umat Kristen selalu merasa bersyukur sudah mengenal Allah yang disembahnya. Dia memang lain. Tidak ada yang seperti Dia! [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Allah mengasihi umat-Nya seperti seorang bapa menyayangi anak-anaknya.

Ayat Pendukung: Mzm. 118:1-2, 19-29; Yer. 33:10-16; Mrk. 10:32-34, 46-52
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...