Tahun Baru Tidak Semuanya Baru

Matius 2:13-18

Belum ada komentar 161 Views

“Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.” (Mat. 2:15)

Dua hari ini, kita membaca kisah Yesus dibawa keluar rumahnya. Bedanya, hari ini Yesus dibawa oleh orangtuanya untuk menyelamatkan diri dari ancaman Herodes. Tempat pelariannya sangat jauh, ke Mesir. Waktunya pun pada malam hari, ketika orang sedang tidur. Penginjil Lukas mengisahkan sekitar kelahiran Yesus dengan romantis dan sukacita, tetapi Penginjil Matius memaparkan suasana mencekam. Kelahiran Yesus, bagi Penginjil Matius, adalah narasi kelam.

Keadaan kelam sekitar kelahiran Yesus bukan hanya dialami oleh keluarga kudus. Rasa takut juga dialami oleh para orang Majus, sehingga mereka harus berkelit menghindari Herodes (Mat. 2:12). Masyarakat Betlehem sangat cemas akan tindakan Herodes membunuh semua anak berumur dua tahun. Raja Herodes pun cemas akan nubuat para imam dan ahli Taurat tentang bangkitnya pemimpin di Yehuda kelak (Mat. 2:5-6). Kelahiran Yesus bukanlah berita sukacita, tetapi berita mencekam bagi banyak orang. Bagaimana setelah Herodes mati? Pengganti Herodes, Arkhelaus, tidak lebih baik daripada ayahnya (Mat. 2:22).

Tahun baru tidak otomatis mengubah dan membarui keadaan menjadi lebih baik. Firman Tuhan tidak membuat kita selalu terlena dengan sukacita. Keadaan bisa baik, bisa juga lebih buruk daripada sebelumnya. Hari ini, firman Tuhan mengingatkan agar kita waspada, bersiap, bergantung, dan berpengharapan hanya pada Tuhan. Itulah yang menguatkan kita berjalan. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Kuatkanlah kami, demi nama-Mu, memasuki tahun baru. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 148; Yer. 31:15-17; Mat. 2:13-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...