Pembuka Jalan Itu Adalah Sang Perintis

Markus 1:1-8

Belum ada komentar 350 Views

“Sesudah aku, akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku ….” (Mrk. 1:7)

Yohanes Pembaptis adalah tokoh yang tak dianggap penting dalam kekristenan. Perannya tak banyak ditulis dalam Injil- injil. Ia memang diperingati pada Minggu Adven Kedua ini, namun nama dan peran segera dilupakan setelah itu. Hanya penginjil Markus yang mengisahkan Yohanes pada pembuka tulisannya. Digambarkannya, Yohanes adalah pendahulu Yesus. Ia adalah seorang utusan untuk membuka jalan bagi seseorang yang jauh lebih besar daripada dirinya.

Tugas Yohanes adalah mempersiapkan jalan lurus untuk Tuhan. Tugas itu disampaikan oleh Markus dalam ungkapan metafora. Artinya, Yohanes bertugas memperlancar kedatangan Juruselamat. Tugas itu tak mudah, karena “jalan-jalannya sangat tak lurus.“ Ada jalan, namun tak layak guna. Banyak orang hidup dalam dosa, yakni menentang Allah dengan mengabaikan dan melecehkan ajaran leluhur dan hukum Taurat. Markus menghubungkan “luruskan jalan“ dengan gaya hidup Yohanes: busana dan makanannya. Gaya hidup dan gerakan monastik yang serba teratur adalah untuk memurnikan ajaran leluhur.

Ada kalanya, tugas orang Kristen adalah sebagai penyiap jalan. Tanpa karyawan dan orang yang membersihkan ruangan, ibadah tak berjalan baik. Tanpa kehangatan hidup bergereja, pelayanan menjadi tak membawa berkat. Tanpa saling memercayai, suasana rumah tangga tidak lagi nyaman dan hangat. Marilah kita merintis jalan bagi kehidupan. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Pimpinlah kami menciptakan suasana baik untuk melancarkan kehidupan Kristen yang hangat. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 40:1-11; Mzm. 85:2-3; 9-14; 2Pet. 3:8-15a; Mrk. 1:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Berharga Di Mata-Nya
    Matius 10:24-39
    Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. (Matius 10:31) Seorang mahasiswa membagikan pendapatnya tentang iman...
  • Tiada Yang Tersembunyi
    Lukas 11:53-12:3
    Karena itu, apa yang kamu katakan dalam gelap akan didengar dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga...
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...