Pesan Pengharapan

Mikha 4:1-5

Belum ada komentar 118 Views

Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana …. (Mi. 4:1)

Nasrudin dijatuhi hukuman mati dengan tuduhan telah menghina sang raja. Ia memohon pengampunan dan meminta kesempatan satu tahun untuk mengajar kuda sang raja bernyanyi. Raja pun setuju. Nasrudin akan dibebaskan jika bisa melakukannya, dan sebaliknya. Hari berikutnya, teman- teman Nasrudin mengunjunginya di penjara dan mendapatinya tampak bahagia. “Bagaimana kamu bisa begitu bahagia?” tanya mereka heran. “Apakah kamu berpikir bahwa kamu betul-betul dapat mengajari kuda raja bernyanyi?” “Tentu saja tidak,” jawab Nasrudin, “namun sekarang aku punya kesempatan satu tahun dan banyak hal bisa terjadi dalam setahun. Mungkin saja Raja membebaskanku. Mungkin ia akan mati dalam peperangan atau penyakit. Mungkin kudanya akan mati. Atau mungkin juga kuda itu betul-betul bisa bernyanyi.”

Hidup memang penuh dengan kemungkinan. Pikiran tentang berbagai kemungkinan akan apa yang terjadi bisa mencemaskan kita, namun sekaligus memberi kita harapan. Mikha menubuatkan masa depan kehidupan umat yang penuh damai. Setiap bangsa datang menyembah Tuhan. Namun, situasi yang indah ini belum terjadi pada masa Mikha. Malahan yang terjadi sebaliknya. Bangsa-bangsa saling berperang dan Yerusalem dibinasakan. Di tengah situasi seburuk itu, Mikha memberitakan pesan pengharapan agar umat mampu bertahan. Tanpa pengharapan hidup menjadi terlalu berat untuk ditanggung. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Begitu banyak kemungkinan yang bisa terjadi dalam hidup. Karena itulah, kita mempunyai pengharapan.

Ayat Pendukung: Mzm. 79; Mi. 4:1-5; Why. 15:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Alam Gemetar, Hati Tergetar
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • Bertumbuh Dalam Komunitas
    Yohanes 20:19-31
    Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama mereka…Yesus datang dan berdiri di tengah-tengah...
  • Perjumpaan Yang Membarui Kehidupan
    Yohanes 20:11-20
    Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu...
  • Engkau Milik-Ku dan Aku Milikmu
    Kidung Agung 5:9 - 6:3
    Aku milik kekasihku, dan kekasihku milikku….(Kidung Agung 6:3) Tuhan tidak hanya memanggilmu untuk datang, tetapi Ia juga membentangkan tangan-Nya,...
  • Berfokus Pada Allah, Bukan Pada Masalah
    Mazmur 16
    Aku selalu hidup berhadapan dengan TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku takkan goyah. Sebab itu hatiku bersukacita...