Sang Gembala

Yehezkiel 34:25-31

Belum ada komentar 164 Views

“Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH.” (Yeh. 34:31)

Pada 16 Agustus 1967, dalam pidatonya yang berjudul Where Do We Go from Here? Martin Luther King, Jr. mengatakan, “Biarlah kita tidak menjadi puas sampai tiba saatnya ketika tidak seorang pun akan berteriak, ‘Kekuatan orang kulit putih!’ ketika tidak seorang pun akan berteriak ‘Kekuatan orang kulit hitam!’ tetapi setiap orang akan berbicara tentang kekuatan Allah dan kekuatan manusia.” Martin Luther King, Jr. memang membayangkan suatu dunia yang tidak lagi dikotak-kotakkan atas dasar warna kulit, suatu kehidupan yang tidak dikuasai oleh kekuatan rasial tertentu yang menindas kelompok manusia lainnya.

Penulis Yehezkiel pun dalam penglihatannya menggambarkan adanya suasana atau kondisi yang berbeda ketika Allah memulihkan umat-Nya. Kehidupan umat akan penuh dengan damai sejahtera karena Allah sendirilah yang akan memimpin umat-Nya. Ia menjadi seperti gembala yang memimpin domba gembalaan-Nya dengan penuh kasih sayang. Ia melindungi yang lemah dan tidak membiarkan terjadinya penindasan dan penyalahgunaan kuasa. Allah sebagai gembala akan memenuhi kebutuhan umat dan menghalau ketakutan mereka.

Gambaran itu memperlihatkan bahwa kesejahteraan sosial bisa tercipta bila Allah sendiri yang berperan di dalamnya. Dengan kepemimpinan Allah sebagai gembala, kita pun diundang untuk menjadi domba yang senantiasa menghidupi gaya hidup yang sesuai dengan kepemimpinan Allah itu. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Pemerintahan Allah adalah dunia tanpa kotak diskriminatif.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; Yeh. 34:25-31; Mat. 12:46-50
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...