Allah Memanggil, Allah Memperlengkapi

Keluaran 4:1-9

Belum ada komentar 131 Views

“Jika mereka tidak percaya kepadamu dan tidak mengindahkan tanda mujizat yang pertama, maka mereka akan percaya kepada tanda mujizat yang kedua.” (Kel. 4:8)

Memercayai kemampuan seseorang, tanpa adanya bukti, tidak mudah dilakukan. Musa menyadari hal itu akan terjadi padanya. Umat Israel tentu akan meminta bukti ketika ia memperkenalkan diri akan memimpin Israel keluar dari tanah mesir. Mungkin saja, bukan hanya bangsa Israel yang ragu, Musa sendiri pun ragu akan kesanggupannya melaksanakan perintah Tuhan itu.

Keberatan-keberatan yang diajukan Musa kepada Tuhan, sesungguhnya merupakan dalih untuk menghindar dari tanggung jawab berat yang Tuhan berikan kepadanya. Musa sangat menyadari siapa dirinya dan apa kemampuan yang dimilikinya. Ia tidak percaya diri akan sanggup mengemban tugas itu. Karena itu, ia mengajukan berbagai keberatan kepada Tuhan. Musa mengaku khawatir bangsa Israel tidak akan percaya kepadanya. Ia terus berdalih, hingga akhirnya Tuhan menunjukkan pada Musa bahwa Ia akan memberi segala yang dibutuhkan Musa; Tuhan akan memperlengkapi Musa agar bangsa Israel percaya kepadanya. Tongkat gembala di tangan Musa bisa berubah menjadi ular, dan tangan Musa yang terkena kusta menjadi tahir jika dimasukkan ke dalam bajunya menjadi bukti penyertaan Tuhan. Melalui mukjizat itu, Tuhan menunjukkan pada Musa bahwa Ia memilih dan memperlengkapinya.

Kadang kala, keterbatasan dan kelemahan membuat kita meragukan pilihan Tuhan atas kita. Kita pun berdalih. Firman hari ini mengingatkan kita, ketika Tuhan memilih, Ia juga pasti akan memperlengkapi. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

DOA:
Engkau yang memilih kami Tuhan, maka teguhkan dan mantapkanlah hati kami untuk berjalan dalam pimpinan-Mu.

Ayat Pendukung: Mzm. 105:1-6, 23-26, 45b; Kel. 4:1-9; Mat. 8:14-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kepada-Mu Aku Percaya
    Mazmur 31:1-5, 15-16
    Tetapi, aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” (Mazmur 31:15) Beriman kepada Tuhan bukan berarti tidak...
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...