Allah Menuntun Pada Pertobatan

Roma 2:1-11

Belum ada komentar 1029 Views

Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya, kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? (Rm. 2:4)

“Diberi hati minta jantung.” Ungkapan ini merupakan ekspresi geram, ketika mendengar atau menyaksikan orang yang telah diberi kebaikan, tetapi tidak menghargai kebaikan yang diterimanya dan malahan berlaku tidak pantas.

Paulus dalam nasihatnya, mengingatkan jemaat di Roma agar tidak berlaku “diberi hati minta jantung,” dengan mengabaikan segala kebaikan, kemurahan, kesabaran dan kelapangan hati Tuhan terhadap mereka. Tuhan menganugerahkan segala yang baik bagi umat-Nya agar umat-Nya bertobat dan mengalami pembaruan hidup. Kebaikan Tuhan bukan untuk dianggap sepi; bukan untuk disia-siakan dengan terus hidup sesuka hati. Sebagai jemaat yang hidup di kota besar, Paulus menyadari bahwa jemaat Korintus menghadapi tantangan terkait dengan keberagaman. Ada orang Yahudi, orang Yunani, orang Romawi dan berbagai suku bangsa lainnya. Penghayatan akan kasih Kristus dalam kehidupan jemaat juga beragam. Ada suku bangsa yang sangat meyakini bahwa mereka adalah bangsa pilihan, umat kepunyaan Allah sehingga pasti akan diselamatkan, apa pun keberadaan mereka. Terhadap pandangan ini, Paulus menegaskan bahwa Tuhan tidak memandang bulu. Artinya semua orang dari suku bangsa apa pun, akan dihakimi berdasarkan perbuatannya: baik atau buruk.

Kasih Tuhan seharusnya membuat kita berjalan dalam pertobatan, bukan hidup sekehendak hati. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

DOA:
Ampuni kami Tuhan, jika kasih-Mu kami abaikan dan kurang kami syukuri.

Ayat Pendukung: Mzm. 8; Kel. 1:1-7; Rm. 2:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...