Bermegah Di Dalam Tuhan

2 Korintus 10:12-18

Belum ada komentar 3573 Views

“Tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.” (2Kor. 10:17)

Merasa bangga dengan pencapaian yang diraih tidak salah, bahkan perlu, apalagi ketika pencapaian itu diraih dengan kerja keras yang luar biasa. Tetapi, jangan sampai berlebihan. Rasa bangga yang berlebihan akan membawa pada kesombongan diri.

Paulus tidak melarang orang bermegah. Yang ia koreksi adalah rasa bangga atau bermegah atas hasil kerjanya yang membuatnya melupakan Tuhan; seolah-olah segala keberhasilan yang diperoleh adalah hasil kemampuan diri sendiri, tanpa campur tangan Tuhan. Sikap seperti ini bermakna kesombongan diri. Juga ketika seorang bermegah atas hasil kerja orang lain; orang lain yang berkerja keras, tetapi ia yang membanggakannya sebagai hasil kerjanya, maka kebanggaan itu dilakukan dalam ketidakjujuran. Hal ini terdapat juga dalam kehidupan jemaat di Korintus. Ada sekelompok orang yang merasa bahwa merekalah yang telah membangun jemaat itu, padahal tidak demikian. Paulus menegaskan kepada jemaat Korintus bahwa jika mereka bermegah, hendaklah mereka bermegah di dalam Tuhan (ay. 17). Maksudnya, ketika seorang bermegah dengan apa yang diraihnya maka sadari bahwa semua itu didapat karena pertolongan Tuhan yang memberkati kerja keras yang penuh kejujuran dan kebenaran.

Bermegah di dalam Tuhan berarti mengakui bahwa Tuhanlah yang patut dimuliakan, bukan nama kita. Sebab, Tuhan adalah sumber segala sesuatu. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

DOA:
Ajar kami untuk selalu mengingat bahwa Engkaulah sumber segala sesuatu, sehingga kami tidak menjadi tinggi hati.

Ayat Pendukung: Mzm. 124; Kej. 49:29—50:14; 2Kor. 10:12-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...