Iman Yang Berkualitas

Lukas 7:1-10

Belum ada komentar 446 Views

“Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.” (Luk. 7:7)

Tak seorang pun dapat melihat kadar iman orang lain. Namun, kita bisa melihatnya dalam perilaku hidup. Iman memengaruhi perilaku hidup seseorang. Iman yang baik tentu saja akan membuahkan ucapan, karakter dan tindakan yang berkualitas. Iman seseorang tidak ditentukan seberapa dekatnya dia dengan sumber iman itu. Bisa jadi orang yang begitu dekat dengan kitab suci dan pelayanan di gereja tidak memiliki kualitas iman yang baik. Ia senang bergosip, pendendam, sulit memahami orang lain dan arogan.

Sang perwira yang adalah orang kafir menunjukkan sikap iman positif terhadap Yesus. Ia percaya bahwa Yesus sanggup menyembuhkan hambanya yang sedang sakit. Namun, ia menyadari dirinya bukan orang Yahudi. Karena itu, ia meminta bantuan tua- tua Yahudi untuk menyampaikan permintaannya kepada Yesus. Ketika Yesus sedang menuju ke rumahnya, datanglah utusan yang menyampaikan bahwa perwira itu tidak pantas menerima Yesus di rumahnya. Pesannya, “Katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh” (ay. 7).

Bagi Perwira ini, ucapan Yesus sama dengan kehadiran-Nya. Ia menyadari ketidakpantasannya untuk menerima Yesus. Namun, ia yakin bahwa Yesus sanggup menyembuhkan hambanya. Ketulusannya dalam membantu orang-orang Yahudi membangun sarana ibadah dan kepedulian terhadap hambanya yang sakit adalah indikasi kualitas imannya. Maka, tidaklah heran kalau Yesus memuji iman sang perwira. [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Kedekatan kita dengan sumber iman, seharusnya membuat iman kita semakin berkualitas.

Ayat Pendukung: Mzm. 121; Yes. 51:4-8; Luk. 7:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...
  • Kecaman Kepedulian
    Matius 11:20-24
    Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya, (Matius 11:20) Pernahkah...
  • Hanya Tuhan, Allah Kami
    1 Raja-raja 18:36-39
    Melihat kejadian itu, seluruh rakyat sujud serta berkata, “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!” (1 Raja-raja 18:39) Tanpa disadari,...
  • Takhta Allah Tak Goyah
    Mazmur 47
    Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus. (Mazmur 47:9) Dalam era digital, kita...