Iman Yang Berkualitas

Lukas 7:1-10

Belum ada komentar 166 Views

“Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.” (Luk. 7:7)

Tak seorang pun dapat melihat kadar iman orang lain. Namun, kita bisa melihatnya dalam perilaku hidup. Iman memengaruhi perilaku hidup seseorang. Iman yang baik tentu saja akan membuahkan ucapan, karakter dan tindakan yang berkualitas. Iman seseorang tidak ditentukan seberapa dekatnya dia dengan sumber iman itu. Bisa jadi orang yang begitu dekat dengan kitab suci dan pelayanan di gereja tidak memiliki kualitas iman yang baik. Ia senang bergosip, pendendam, sulit memahami orang lain dan arogan.

Sang perwira yang adalah orang kafir menunjukkan sikap iman positif terhadap Yesus. Ia percaya bahwa Yesus sanggup menyembuhkan hambanya yang sedang sakit. Namun, ia menyadari dirinya bukan orang Yahudi. Karena itu, ia meminta bantuan tua- tua Yahudi untuk menyampaikan permintaannya kepada Yesus. Ketika Yesus sedang menuju ke rumahnya, datanglah utusan yang menyampaikan bahwa perwira itu tidak pantas menerima Yesus di rumahnya. Pesannya, “Katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh” (ay. 7).

Bagi Perwira ini, ucapan Yesus sama dengan kehadiran-Nya. Ia menyadari ketidakpantasannya untuk menerima Yesus. Namun, ia yakin bahwa Yesus sanggup menyembuhkan hambanya. Ketulusannya dalam membantu orang-orang Yahudi membangun sarana ibadah dan kepedulian terhadap hambanya yang sakit adalah indikasi kualitas imannya. Maka, tidaklah heran kalau Yesus memuji iman sang perwira. [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Kedekatan kita dengan sumber iman, seharusnya membuat iman kita semakin berkualitas.

Ayat Pendukung: Mzm. 121; Yes. 51:4-8; Luk. 7:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Saksi Iman
    Ibrani 11:17-22
    Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22) Kita...
  • Tulus Dan Bersih Hati
    Mazmur 73:1-20
    Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. (Mzm. 73:1) Iri hati terhadap...
  • Bertekun Membangun Jembatan
    Ibrani 12:3-13
    Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan...
  • Meruntuhkan Tembok
    Amsal 8:32-9:6
    “Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur, buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.”...
  • EFATA!
    Markus 7:24-37
    Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: “Efata!”, artinya: Terbukalah! (Mrk. 7:34) “Yesus Kristus Sang...