RAJA DAMAI

Yesaya 9:1-6

Belum ada komentar 227 Views

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya … Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yes. 9:5)

Tanggal 24 Desember disebut sebagai Malam Natal. Dalam tradisi liturgi gereja-gereja, penyalaan lilin putih atau lilin Kristus pun dilakukan. Terang lilin Kristus yang menyala di malam hari menjadi tanda bahwa Terang Tuhan bersinar  di dalam gelapnya dunia, sehingga dunia tidak lagi berada dalam kegelapan. Lilin-lilin kecil dibagikan kepada umat yang menerima api dari lilin Kristus. Umat pun menghayati bahwa Terang Tuhan telah datang ke dalam hidupnya. Karenanya, Malam Natal disebut juga sebagai Malam  Terang.

“Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan, telah melihat terang yang besar” (ay. 1). Itulah gambaran kedatangan Mesias yang mendatangkan sorak-sorai. Mesias itu disebut sebagai Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, dan Raja Damai. Pemerintahan yang dibawa oleh Mesias adalah pemerintahan yang damai. Karenanya, Dia disebutkan sebagai Raja Damai. Raja yang memerintah bukan dengan kekerasan dan kekejaman untuk mendatangkan teror dan ketakutan, melainkan Raja Damai yang memerintah dengan damai sejahtera untuk mendatangkan keadilan dan kebenaran.

Kita telah menerima Terang Tuhan. Dia memimpin kita untuk hidup dalam damai sejahtera. Sehari menjelang Natal ini, biarlah hati kita juga dipenuhi rasa damai. Ketika kita mengingat lilin kecil yang dinyalakan dalam ibadah, biarlah kita juga ingat bahwa Terang-Nya telah ada dalam diri kita.

DOA:

Tuhan, pimpin kami dalam damai-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 9:1-6; Mzm. 96; Tit. 2:11-14; Luk. 2:1-14 [15-20]
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...
  • Kecaman Kepedulian
    Matius 11:20-24
    Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya, (Matius 11:20) Pernahkah...
  • Hanya Tuhan, Allah Kami
    1 Raja-raja 18:36-39
    Melihat kejadian itu, seluruh rakyat sujud serta berkata, “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!” (1 Raja-raja 18:39) Tanpa disadari,...