Ahli Waris

Galatia 4:1-7

Belum ada komentar 1177 Views

Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah. (Gal. 4:7)

Warisan dapat menjadi persoalan ketika seseorang yang memiliki harta meninggal dunia. Rebutan warisan di antara keluarga atau ahli waris kerap terjadi. Persoalan muncul antara lain karena mendiang menjanjikan hal yang sama kepada pewaris yang berbeda, tak adanya saksi ketika pembagian warisan dilakukan, atau karena ada anggota keluarga yang merasa lebih berhak. Ada begitu banyak persoalan mengenai warisan yang dapat terjadi. Sikap kekeluargaan adalah cara terbaik untuk menyelesaikannya, dengan duduk bersama dan berbagi.

Berbeda dengan itu, ahli waris Kerajaan Allah tidak dapat digugat. Warisan yang kita miliki sebagai anak-anak Allah adalah warisan keselamatan yang secara istimewa diberikan kepada setiap kita. Warisan itu telah dinyatakan sejak zaman Abraham yang memperoleh perjanjian dari Tuhan. Lalu, diteruskan dalam sejarah umat Allah. Dalam Kristus, kita memiliki perjanjian yang baru, yang membuat kita menjadi anak-anak Allah. Warisan yang Tuhan berikan adalah warisan untuk semua orang yang percaya.

Hiduplah dalam syukur karena kita memiliki warisan surgawi yang besar. Sebagai anak-anak Allah, kita dipanggil untuk hidup dalam keharmonisan satu dengan yang lain, saling mendukung dan menguatkan, dan bukan saling mengklaim dan berebut posisi paling terhormat. Semua orang Kristen, semua gereja, mestilah hidup dalam persaudaran yang rukun, karena semua gereja Tuhan adalah anak-anak Allah yang sama. (Pdt. Novita Sutanto) 

DOA:

Tuhan, mampukan kami hidup rukun bersama dengan saudara-saudari dalam persekutuan iman kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 80:2-8, 18-20; 2Sam. 7:18-22; Gal. 4:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • HEALING
    Matius 14:13-21
    “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.” (Matius 14:16) Istilah healing mulai populer di Indonesia sejak sekitar...
  • Doa Tidak Menggantikan Kerja Keras
    Matius 7:1-11
    “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu” (Matius 7:7) Seorang...
  • Jangan Takut Atau Bimbang
    Yesaya 41:8-10
    Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau....
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...