Roda Kehidupan

1 Samuel 2:1-8

Belum ada komentar 128 Views

“TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.” (1Sam. 2:7)

Hidup manusia seperti roda yang berputar. Adakalanya hidup berada di putaran atas, adakalanya di putaran bawah. Ada saatnya hidup terasa sempurna dan sukses menurut ukuran dunia, tetapi adakalanya kegagalan dan kejatuhan datang. Kehidupan berjalan dalam dinamika yang terkadang sulit untuk dipahami, kapan putaran itu akan terjadi. Memakai istilah Kitab Pengkhotbah, “Segala sesuatu ada masanya” (Pkh. 3:1- 13), Tuhanlah yang menetapkan setiap jalan kehidupan kita.

Dulu hati Hana sakit karena dia tidak memiliki anak dan dihina oleh Penina (1Sam. 1:6-7). Dulu Hana menangis- nangis memohon kepada Tuhan agar dia dapat memperoleh anak (1Sam. 1:9-10). Lalu, ketika Tuhan mendengarkan permohonannya, Hana pun mengandung dan melahirkan Samuel, seorang anak yang telah diminta dari Tuhan (1Sam. 1:20). Setelah Hana menyapih anaknya, ia membawa Samuel ke rumah Tuhan untuk dididik dan belajar dari imam Eli. Lalu, Hana menaikkan doa pujiannya kepada Tuhan. Bagi Hana, Tuhan yang mengatur jalan hidup manusia, yang kenyang menjadi lapar, yang lapar menjadi kenyang; orang yang mandul dapat melahirkan, tetapi orang yang memiliki anak menjadi layu; Tuhan membuat miskin dan membuat kaya.

Jalan hidup kita ada dalam tangan Tuhan, dan Tuhan melindungi orang-orang yang dikasihi-Nya. Bersyukurlah untuk setiap dinamika kehidupan yang kita jalani. Percaya bahwa Tuhan yang menguasai roda hidup kita. (Pdt. Novita Sutanto) 

DOA:

Tuhan, lindungi kami dalam suka dan duka kehidupan ini. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 146:5-10; 1Sam. 2:1-8; Luk. 3:1-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...