kebangkitan

Kehidupan, Kematian Dan Kebangkitan

Belum ada komentar 161 Views

Dalam janji pernikahan selalu ditutup dengan pernyataan: ‘sampai kematian memisahkan kita’. Satu penutup sebuah janji yang kurang menyenangkan! Kenapa harus ada perpisahan? Kenapa tidak dibuat yang lebih ‘mesra’: ‘sampai di surga sana’ atau ‘sampai di dalam kekekalan/keabadian’? Memang kelihatannya baik, tetapi ‘keabadian’ bukan ‘wilayah kit

Pertanyaan orang Saduki mencoba masuk ke dalam wilayah keabadian. Jawab Yesus sangat tegas, ‘itu bukan wilayahmu’. Lihatlah segala sesuatu di balik kematian dalam terang kebangkitan. Pengharapan di balik kematian pasti ada dalam terang kebangkitan Kristus, namun jangan memandang keabadian itu seperti kita hidup sekarang ini. Lalu seperti apa? ‘Bukan wilayahmu’! Batasmu adalah sampai kematian. Jangan mengurus sampai di balik kematian dan malahan kamu lupa mengurus apa yang menjadi tanggung jawabmu dalam hidup ini.

Kalau janji pernikahan ditutup dengan perpisahan karena kematian, maka isilah waktu yang terbatas itu sebaik mungkin, semesra mungkin, jangan mengurusi ‘kemesraan’ di balik kematian lalu dalam hidup ini malahan kita bertengkar terus.

Yesus bangkit, dan dalam Kristus kitapun akan bangkit, tetapi seperti apa bentuknya bukan urusan kita. Mari kita urusi hidup kita sekarang, agar ketika kematian datang kita siap menyambutnya. Tuhan memberkati!

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • BUKAN LAGI HAMBA TETAPI SAHABAT
    Yohanes 15:9-17
    Sebelum Tuhan Yesus berpisah dengan para murid-Nya, Dia mengubah status para murid-Nya. Dari status hamba menjadi sahabat. Kata Hamba...
  • Melekat pada Kristus
    Yohanes 15:1-8
    Salah satu keunikan Injil Lukas, dibandingkan ketiga injil lainnya, adalah melimpahnya kisah Yesus makan bersama orang lain. Injil Lukas...
  • Engkaulah Gembala yang Baik
    Yohanes 10:11-18
    Saya menyarankan Anda membaca secara berurutan Yohanes 10 dan 15. Maka, jika Anda jeli, Anda akan mendapati sebuah kesamaan...
  • Yesus yang Lapar
    Lukas 24:36b-48
    Salah satu keunikan Injil Lukas, dibandingkan ketiga injil lainnya, adalah melimpahnya kisah Yesus makan bersama orang lain. Injil Lukas...