kebangkitan

Kehidupan, Kematian Dan Kebangkitan

Belum ada komentar 21 Views

Dalam janji pernikahan selalu ditutup dengan pernyataan: ‘sampai kematian memisahkan kita’. Satu penutup sebuah janji yang kurang menyenangkan! Kenapa harus ada perpisahan? Kenapa tidak dibuat yang lebih ‘mesra’: ‘sampai di surga sana’ atau ‘sampai di dalam kekekalan/keabadian’? Memang kelihatannya baik, tetapi ‘keabadian’ bukan ‘wilayah kit

Pertanyaan orang Saduki mencoba masuk ke dalam wilayah keabadian. Jawab Yesus sangat tegas, ‘itu bukan wilayahmu’. Lihatlah segala sesuatu di balik kematian dalam terang kebangkitan. Pengharapan di balik kematian pasti ada dalam terang kebangkitan Kristus, namun jangan memandang keabadian itu seperti kita hidup sekarang ini. Lalu seperti apa? ‘Bukan wilayahmu’! Batasmu adalah sampai kematian. Jangan mengurus sampai di balik kematian dan malahan kamu lupa mengurus apa yang menjadi tanggung jawabmu dalam hidup ini.

Kalau janji pernikahan ditutup dengan perpisahan karena kematian, maka isilah waktu yang terbatas itu sebaik mungkin, semesra mungkin, jangan mengurusi ‘kemesraan’ di balik kematian lalu dalam hidup ini malahan kita bertengkar terus.

Yesus bangkit, dan dalam Kristus kitapun akan bangkit, tetapi seperti apa bentuknya bukan urusan kita. Mari kita urusi hidup kita sekarang, agar ketika kematian datang kita siap menyambutnya. Tuhan memberkati!

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • putih salju
    Ketika Kita Menjadi Putih Seperti Salju
    Yesaya 1:10-18
    Resiko punya mobil warna putih, ya harus sering-sering dicuci. Apalagi di musim hujan. Warna putih membuat kotor sedikit langsung...
  • Engkau Menabur, Engkau Menuai
    Lukas 18 : 9 - 14
    Dari perumpamaan yang Yesus sampaikan mengenai orang Farisi dan Pemungut Cukai, kita dapat melihat bagaimana tindakan dan sikap batin...
  • Belalah Hakku!
    Hak dan kewajiban selalu menjadi satu rangkaian tak terpisahkan. Katakanlah anak memiliki hak untuk dididik dengan baik, pada saat...
  • Ruang
    Rangkullah dan Beri Ruang!
    Seorang teman berujar bahwa dunia ini semakin sempit. Sumber daya terbatas, pekerjaan terbatas, dan semua serba terbatas. Perkataannya itu...
  • Tanpa Pamrih
    Aksi Cinta Tanpa Pamrih
    Mungkinkah ada cinta tanpa pamrih? Beberapa orang mengatakan bahwa cinta yang tulus adalah cinta tanpa pamrih. Sebagian lainnya mengatakan...
Kegiatan