kebangkitan

Kehidupan, Kematian Dan Kebangkitan

Belum ada komentar 108 Views

Dalam janji pernikahan selalu ditutup dengan pernyataan: ‘sampai kematian memisahkan kita’. Satu penutup sebuah janji yang kurang menyenangkan! Kenapa harus ada perpisahan? Kenapa tidak dibuat yang lebih ‘mesra’: ‘sampai di surga sana’ atau ‘sampai di dalam kekekalan/keabadian’? Memang kelihatannya baik, tetapi ‘keabadian’ bukan ‘wilayah kit

Pertanyaan orang Saduki mencoba masuk ke dalam wilayah keabadian. Jawab Yesus sangat tegas, ‘itu bukan wilayahmu’. Lihatlah segala sesuatu di balik kematian dalam terang kebangkitan. Pengharapan di balik kematian pasti ada dalam terang kebangkitan Kristus, namun jangan memandang keabadian itu seperti kita hidup sekarang ini. Lalu seperti apa? ‘Bukan wilayahmu’! Batasmu adalah sampai kematian. Jangan mengurus sampai di balik kematian dan malahan kamu lupa mengurus apa yang menjadi tanggung jawabmu dalam hidup ini.

Kalau janji pernikahan ditutup dengan perpisahan karena kematian, maka isilah waktu yang terbatas itu sebaik mungkin, semesra mungkin, jangan mengurusi ‘kemesraan’ di balik kematian lalu dalam hidup ini malahan kita bertengkar terus.

Yesus bangkit, dan dalam Kristus kitapun akan bangkit, tetapi seperti apa bentuknya bukan urusan kita. Mari kita urusi hidup kita sekarang, agar ketika kematian datang kita siap menyambutnya. Tuhan memberkati!

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bersyukurlah
    Bagaimana anda mengawali hari? Banyak perasaan dan situasi yang sangat mempengaruhi kita untuk memulai hari dengan ungkapan syukur. Meskipun...
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...