TUHAN

Itu TUHAN

Yohannes 21:1-19

Belum ada komentar 52 Views

Setelah belasan tahun berjumpa dengan ratusan katekisan, saya melihat ada beberapa kesamaan yang seringkali muncul di setiap angkatan katekisan. Pertama, sebagian dari mereka melakukan katekisasi karena disuruh oleh orangtua. Kedua, sebagian dari mereka hanya ikut-ikutan teman saja dalam melakukannya. Ketiga, sebagian dari mereka serius sekali mencatat dan memiliki kerinduan untuk lebih dekat dengan Tuhan.

Pertanyaan yang selalu muncul dari benak saya, berapa banyak katekisan yang memiliki berbeda-beda motivasi itu berjumpa dengan Tuhan selama hidupnya baik pada waktu katekisasi maupun sesudah katekisasi?

Petrus mengalaminya. Saya membayangkan motivasi Petrus hanyalah satu: mencari nafkah buat keluarganya. Apalagi setelah ia menghadapi kenyataan bahwa Guru Besarnya telah mati disalib dan dikubur. HIdup harus berlanjut dengan bekerja lagi di profesi yang dia sudah kuasai selama ini, yaitu menjadi penjala ikan. Namun demikian, pagi ini usahanya sia-sia. Setelah semalaman ia mencari ikan, ia pulang dengan tangan hampa. Kekecewaan itu berubah, sejak ada seorang pria yang memandang mereka muda, dan seakan menunjukkan keahliannya dalam menjala ikan dengan menyuruh Petrus dan kalan-kawan yang sangat lelah itu, menyebar jala mereka kembali.

“Anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk pauk?”
Tebarkanlah jalamu di Sebelah kanan perahu!”

Tampaknya sebuah pertanyaan dan perintah yang biasa. Namun herannya cukup berkekuatan mendorong para nelayan senior itu untuk kembali ke tengah danau dan mencoba menyebarkan jala ke kanan. Entah ikut-ikutan atau hanya karena disuruh. Dan hasilnya? Wow… banyak sekali ikan yang mereka peroleh.

Dalam hidup ini, bukankah kita juga seringkali ikut-ikutan dan melakukan sesuatu karena terpaksa: disuruh seseorang yang kepada kita enggan melawan. Namun demikian, jika Tuhan yang menyuruh kita, hanya 1 tujuannya: “Ikutlah aku!”

Sudahkah kita ikut Tuhan sungguh-sungguh? Kuncinya: alami Tuhan sehingga kita juga mengalami seperti yang Petrus alami secara personal, “Itu Tuhan!”

RJS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...