Kisah di Balik Kain Kafan

Yohanes 20:1-18

Belum ada komentar 200 Views

Keegoisan seseorang akan terus berlanjut sampai ia berhadapan langsung dengan kain kafan (kematian).

Kain kafan sesungguhnya adalah bukti keterbatasan manusia, kelemahan dan ketiadaan. Harga diri Yesus habis di depan mata semua orang, mungkin juga para murid yang kecewa, karena ternyata Sang Guru yang diidolakan itu akhirnya mati juga seperti guru-guru lainnya. Bahkan mati tanpa perlawanan. Yesus mati. Demikian pula harapan dan semangat para murid.

Namun demikian ketiadaan mayat Yesus di balik kain kafanlah awal dari sebuah perubahan besar yang terjadi:

Pertama, kebangkitan Yesus membuka pengertian murid-murid akan Kitab Suci tentang makna hurufiah “dia akan bangkit dari antara orang mati” (ayat 9). Maut tak berkuasa, Yesuslah berkuasa atas maut.

Kedua, kebangkitan Yesus membuka mata para murid untuk melihat Tuhan, “Aku telah melihat Tuhan!” (ayat 18).

Ketiga, kebangkitan Yesus mengubah tangisan menjadi ‘tarian’.

Apakah#Kita Siap bangkit juga bersama Yesus saat berada di muka kain kafan? Mari, nantikan pengalaman iman yang menakjubkan di hari-hari mendatang bersama Dia! Dan seperti Maria yang pergi bersaksi, siapkan diri untuk bersaksi tentang Yesus yang saudara dengar, lihat dan alami!

riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...