Perjumpaan yang Menjadikan Hidup Utuh

Yesaya 61:10-62:3; Mazmur 148; Galatia 4:4-7; Lukas 2:22-40

Belum ada komentar 284 Views

Simeon dan Hanna benar-benar mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Tuhan. Mereka berdua siap dan sedang berdiri ketika Yesus dibawa masuk ke Bait Allah. Simeon menyambut Bayi Yesus dan menatang-Nya sambil memuji Allah: “Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu berpulang dalam damai sesuai dengan firman-Mu”. Hanna, yang pada waktu itu juga sedang berada di Bait Allah “mengucap syukur kepada Tuhan dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan pembebasan Yerusalem”.

Simeon dan Hanna “mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik”. Atas bimbingan Roh Kudus, mereka berdua diberikan kemampuan untuk mengenali Mesias. Perjumpaan ini lah yang telah menjadikan hidup Simeon dan Hanna menjadi utuh seperti yang diharapkannya.

Menarik untuk diperhatikan bahwa Simeon dan Hanna berpegang erat pada pengharapan bukan sekedar optimisme, yang menginginkan bahwa semua hal dalam hidup ini akan menjadi baik, misalnya masalah ekonomi, politik, hubungan antar pribadi dll. Melalui pengharapannya, Simeon yakin bahwa Tuhan akan melaksanakan janji-Nya kepada kita dan dengan demikian membawa kita kepada kemerdekaan yang sejati.

Seorang optimis berbicara mengenai hal-hal yang konkret di masa depan. Seorang yang berharap menghayati hidup kini dan di sini, dengan keyakinan bahwa segala sesuatu dalam hidup ini berada di tangan Tuhan.

Simeon seperti juga pada diri Abraham, Musa, Ruth, semua hidup dengan pengharapan besar dalam diri mereka. Harapan itu menuntun mereka menuju masa depan. Mereka tidak merasa perlu tahu dengan pasti apa yang akan terjadi di masa depan. Marilah kita hidup berdasarkan harapan.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Rumah Tanpa Alibi
    Matius 22:34-46
    Dalam bacaan ini, Yesus menghadapi pertanyaan dari orang-orang Farisi dan kemudian bertanya tentang identitas Mesias. Percakapan tersebut mengajak kita...
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...