Wajahku, Wajahmu, Wajah Kristus

Markus 9:2-9

Belum ada komentar 116 Views

Isi hati seseorang biasanya nampak dari wajahnya. Orang lain biasanya mampu membacanya. Muka sedih, muka gembira, muka nyinyir, muka marah, muka kecewa, dan berbagai ekspresi lain, terlukis di wajah setiap manusia. Apa yang ada di hati meluap di guratan wajah kita.

Kedekatan kita dengan Kristus melahirkan hati yang positif. Kedekatan pada-Nya membangkitkan pengampunan. Ketika pengampunan itu hidup di hati manusia, ia akan jarang melukiskan kemarahan di wajahnya. Iman pada Allah juga melahirkan sukacita dan pengharapan. Meski dalam tantangan kehidupan yang begitu berat, pengharapan pada Sang Empunya kehidupan menggurat wajah kita dengan wajah yang penuh semangat untuk kerja keras bersama-Nya. Keyakinan pada penyertaan Roh Kudus, membuat wajah seseorang penuh dengan cahaya sukacita dan kebahagiaan.

Sebaliknya, kuasa kegeraman mendatangkan wajah yang penuh dengan kemarahan dan angkara murka. Kuasa kecemasan melahirkan wajah yang penuh dengan kekhawatiran dan ketakutan. Juga kuasa keserakahan menggurat wajah penuh dengan semangat menguasai dan menaklukkan.

Apa yang ada di hati bukan saja meluap dari perkataan, tetapi juga nampak di muka seseorang. Hendaknya setiap kita yang telah berjumpa dengan Kristus, bersaksi melalui roman muka kita yang penuh kasih dan pengharapan dalam hidup sesehari. Wajahmu dan wajahku mencerminkan wajah kasih Kristus. Kenangan tentang muka/wajah membuat kita melayang pada kisah Sekolah Minggu. Sebuah lagu Sekolah Minggu mengajak anak-anak menghidupi wajah Kristus karena Ia memberi kebahagiaan pada kita.

Senyum dan bermuka gembira ; angkat tangan pujilah Dia
Berjabat tangan semua ; senyum gembira

Syarat dan Ketentuan

    1. hanya berlaku bagi orang yang berhati tulus, yang bersedia hidup dalam keselarasan antara hati, wajah, dan tindakan
    2. tidak berlaku bagi orang yang berjiwa penipu (Mazmur 32:2) yang sengaja memainkan roman muka untuk mencapai kepentingannya sendiri

BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
Kegiatan