Wajahku, Wajahmu, Wajah Kristus

Markus 9:2-9

Belum ada komentar 210 Views

Isi hati seseorang biasanya nampak dari wajahnya. Orang lain biasanya mampu membacanya. Muka sedih, muka gembira, muka nyinyir, muka marah, muka kecewa, dan berbagai ekspresi lain, terlukis di wajah setiap manusia. Apa yang ada di hati meluap di guratan wajah kita.

Kedekatan kita dengan Kristus melahirkan hati yang positif. Kedekatan pada-Nya membangkitkan pengampunan. Ketika pengampunan itu hidup di hati manusia, ia akan jarang melukiskan kemarahan di wajahnya. Iman pada Allah juga melahirkan sukacita dan pengharapan. Meski dalam tantangan kehidupan yang begitu berat, pengharapan pada Sang Empunya kehidupan menggurat wajah kita dengan wajah yang penuh semangat untuk kerja keras bersama-Nya. Keyakinan pada penyertaan Roh Kudus, membuat wajah seseorang penuh dengan cahaya sukacita dan kebahagiaan.

Sebaliknya, kuasa kegeraman mendatangkan wajah yang penuh dengan kemarahan dan angkara murka. Kuasa kecemasan melahirkan wajah yang penuh dengan kekhawatiran dan ketakutan. Juga kuasa keserakahan menggurat wajah penuh dengan semangat menguasai dan menaklukkan.

Apa yang ada di hati bukan saja meluap dari perkataan, tetapi juga nampak di muka seseorang. Hendaknya setiap kita yang telah berjumpa dengan Kristus, bersaksi melalui roman muka kita yang penuh kasih dan pengharapan dalam hidup sesehari. Wajahmu dan wajahku mencerminkan wajah kasih Kristus. Kenangan tentang muka/wajah membuat kita melayang pada kisah Sekolah Minggu. Sebuah lagu Sekolah Minggu mengajak anak-anak menghidupi wajah Kristus karena Ia memberi kebahagiaan pada kita.

Senyum dan bermuka gembira ; angkat tangan pujilah Dia
Berjabat tangan semua ; senyum gembira

Syarat dan Ketentuan

    1. hanya berlaku bagi orang yang berhati tulus, yang bersedia hidup dalam keselarasan antara hati, wajah, dan tindakan
    2. tidak berlaku bagi orang yang berjiwa penipu (Mazmur 32:2) yang sengaja memainkan roman muka untuk mencapai kepentingannya sendiri

BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan