Tuhan, Tolonglah aku

Tuhan, Tolonglah aku

1 Komentar 34 Views

Injil Matius, sebagai injil yang sangat dekat dengan tradisi PL amat mengenal simbolisasi ‘air’ sebagai wujud kekacauan (chaos). Apalagi ketika air itu menjadi gelombang yang besar. Sungguh sebuah gambaran chaos yang membesar dan amat menakutkan. Saya membayangkan seperti sebuah krisis, ketika dimulai, dan eskalasi krisis itu makin lama makin besar. Sungguh menakutkan.

Bacaan kita hari ini dibuka dengan gambaran seperti itu, ditutup dengan pengakuan bahwa Yesus sungguh adalah Anak Allah. Sebuah ungkapan yang khas Matius, untuk menunjukkan Allah yang hadir dalam kasih karuniaNya melalui Yesus (bdk. Mt. 27:54). Di antara pembuka dan penutup kisah, adalah kisah Petrus yang memenuhi undangan Yesus untuk datang kepadaNya namun tenggelam. Petrus berteriak: ‘Tuhan tolonglah aku!’, lalu Yesus mengulurkan tanganNya dan menolong Petrus.

Melalui kisah ini kita belajar beberapa hal:

  1. Allah selalu hadir di tengah berbagai gelombang kehidupan yang mungkin akan atau sedang kita alami.
  2. Allah mengundang kita untuk menghadapi gelombang itu bersamaNya. Kita harus berani melangkah meskipun pijakan kita bagai air yang bergelora.
  3. Ketika kita mulai ragu, takut dan tenggelam, jangan ragu untuk memohon pertolonganNya: “Tuhan tolonglah aku!”

Kita patut bersyukur karena sobat kita yang setia, yaitu Yesus adalah ‘sungguh anak Allah’. Di dalam Dia kita boleh melihat Allah yang hadir dengan kasih karuniaNya dan selalu siap menolong kita. Perjalanan iman memang tidak selamanya mudah, tetapi ketika iman kita mulai goyah, janganlah ragu untuk berteriak: “Tuhan, tolonglah aku!”

 

RDj.

1 Comment

  1. MUTIARA ZEGA

    Khotbahnya bagus, memberiku kekuatan dalam menjalani hidup ini. sangat bener bahwa ditengah ombakpun TUHAN senantiasa bersama dengan kita. Thx EYO

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • terhubung
    Terhubung Dan Bahagia Bersama Sesama
    Kisah Para Rasul 4:5-12; Mazmur 23; 1 Yohanes 3:16-24; Yohanes 10:11-18
    Hidup kita semakin terhubung satu dengan yang lain begitu cepat dan mudah. Keterhubungan komunikas dan informasi adalah sebuah keuntungan...
  • dosa
    Tidak Berdosa Lagi
    Kisah Para Rasul 3:12-19; Mazmur 4; 1 Yohanes 3:1-7; Lukas 24:36-48
    Manusia kenal dosa sejak ia jatuh ke dalam dosa. Keinginan untuk berbuat dosa dan harapan untuk meninggalkan dosa bagaikan...
  • damai sejahtera
    Damai Sejahtera Bagi Kamu!
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1-2:2; Yohanes 20:19-31
    Istilah hoax semakin tenar beberapa tahun belakangan ini. Arti hoax adalah berita bohong atau malicious deception, kebohongan yang dibuat...
  • Hilanglah Cemasku!
    Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8
    Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga....
  • cari selamat
    Cari Selamat?
    Markus 15:6-15
    Sejak kecil kecenderungan kita, memang cari selamat. Supaya tidak dimarahi karena menjatuhkan piring kesayangan ibunya, seorang anak sembunyi tangan....
Kegiatan