Tetap Percaya Walau Tidak Melihat

Tetap Percaya Walau Tidak Melihat

Belum ada komentar 97 Views

Gambaran kisah kebangkitan Kristus ternyata sangat unik. Satu sisi menggambarkan terjadinya perubahan dari para murid yang semula mengalami ketakutan tetapi kemudian dipulihkan oleh Kristus untuk mengalami damai-sejahtera Allah. Sisi yang lain kisah kebangkitan Kristus juga dibangun berdasarkan pengalaman riel, mereka diperkenankan untuk bersentuhan dengan tubuh Kristus yang bangkit. Berdasarkan pengalaman inilah mereka menyaksikan kebangkitan Kristus kepada banyak orang.

Permasalahan mulai muncul ketika salah seorang murid yang waktu terjadinya penampakan Yesus tidak berada di sana, yakni Thomas. Dengan sangat tegas ia menyatakan sikap tidak percaya sebelum menyentuh lubang bekas paku di tangan dan lambung Yesus. Apabila pengalaman melihat dan meraba tubuh Kristus yang bangkit dijadikan alat ukur, maka iman akan segera tergeser dan tidak tersedia lagi ruang bagi misteri kebangkitan Kristus. Lalu apa maknanya Kristus yang bangkit jikalau tujuannya hanya mau membuktikan bahwa Dia tidak mati? Bukankah tujuan utama kematian dan kebangkitanNya adalah agar seluruh umat manusia dapat terbebas dari belenggu kuasa dosa ?

Kerinduan untuk mengetahui rahasia penyataan Allah merupakan kerinduan kita untuk hidup lebih mengenal-Nya. Namun harus diwaspadai tidak semua yang ingin kita ketahui mampu membimbing kita kepada kebenaran Allah dan pembaharuan hidup, bahkan seringkali malahan menjauhkan kita dari Allah. Marilah kita merenungkan sejenak, apakah semua yang kita ketahui lebih mendekatkan kita untuk memahami terang Kristus, atau malah mencipta keraguan ? Apakah banyak hal yang kita pahami mendorong kita untuk mengenal kuasa kebangkitan dan memberikan keberanian untuk menyampaikan damai sejahtera Kristus kepada banyak orang ?

(TT)


Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
  • sekolah kehidupan
    Sekolah Kehidupan: Tuhanlah Gembalaku!
    Mazmur 23:1 Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
    Apakah saudara pernah merasa sendirian dan kesepian? Daud pernah mengalaminya. Hal yang paling tidak mudah dilalui oleh seorang adalah...
  • pulihkan
    Sekolah Kehidupan: Tuhan Pulihkanku!
    Mazmur 80:3
    Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat. Bagaimana mungkin wajah Tuhan bersinar kepada kita jika...
  • sekolah kehidupan
    Keluarga: SEKOLAH KEHIDUPAN
    Filipi 2:5
    hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus. Bagaimana mungkin kita dapat...
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
Kegiatan