berbuat baik

Teruslah Berbuat Baik, Jangan Gentar!

Yohanes 14:15-21; 1 Pet 3:13-22

Belum ada komentar 133 Views

Bacaan Yohanes 14 dalam minggu ini adalah wejangan akhir Yesus sebelum matinya. Yesus membesarkan hati para murid agar tetap teguh mengikut Dia. Sebab keteguhan inilah yang dapat menumbuhkan iman para murid. Keteguhan apa yang Yesus harapkan? Keteguhan untuk tetap mengasihi dalam keadaan sulit.

Perjalanan hidup bangsa kita tidaklah mulus. Ada banyak kerikil bahkan batu yang menyandung hidup Kristen kita disini. Bahkan jika kita kehilangan arah, kita bisa menganggap bahwa hidup sebagai seorang Kristen di negeri ini adalah sebuah kesalahan. Namun demikian, Yesus sendiri sudah mengingatkan para murid-Nya sejak ribuan tahun yang lalu: Hidup Kristen yang tidak mulus, bukanlah hambatan dan akhir dari segalanya.

Justru di saat sulit itulah, Sang Penolong akan menyertai kita di dunia ini saat dunia justru tidak menerima Roh Kebenaran. Yesus bahkan memerintahkan para murid untuk tetap mengasihi. Dalam konteks kita: tetap mengasihi bangsa kita, tetap mengasihi orang-orang yang membenci kita dan tetap mengasihi mereka yang memusuhi kita. Mengapa? Menurut Petrus, karena dengan mengasihi atau berbuat baik seperti itulah, mereka melihat Kristus di dalam kita dan Kristus membawa mereka kepada Allah (ayat 18).

Mengapa dalam bacaan Yohanes, mengasihi adalah “perintah”? Rupanya kata ini mengandung kekuatan yang digerakkan oleh hubungan batin dari Sang Guru. Bukan kita yang mengasihi, tetapi kasih Yesus yang kita alamilah yang menggerakkan hati kita untuk mengasihi mereka yang tidak sudi kita kasihi. Itulah penggerak kita yang dalam berbuat baik dan mengasihi.

Pertanyaannya:

  1. Apakah kita sudah memiliki kekuatan yang digerakkan oleh kasih Yesus untuk mengasihi mereka yang tidak layak kita kasihi?
  2. Cara apa saja yang dapat kita lakukan untuk menunjukkan kekuatan kasih Tuhan melalui kita itu? Menurut Petrus: Berbuat baik. Tapi dengan cara apa saja secara praktisnya? Setiap kita punya cara yang berbeda-beda tentunya!

Riajos03/2017

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • demikian
    Perbuatlah Demikian
    Lukas 10:25-37
    Kisah “Orang Samaria yang murah hati” ini sangatlah terkenal. Setelah berkisah, Yesus bertanya kepada ahli Taurat yang mendengar-Nya, “Siapakah...
  • menjadi jawaban
    Menjadi Jawaban Atas Doa Kita Sendiri
    Lukas 10:2-3
    Setelah berujar, “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit,” Yesus menasihati para murid-Nya untuk berdoa dan meminta kepada Allah, “Mintalah...
  • kenyamanan
    Melepaskan kenyamanan demi ketaatan
    Lukas 9:51-62
    Yustinus Favius dieksekusi mati oleh kaisar Markus Aurelius pada tahun 165 bersama 6 orang temannya. Dia percaya kematian di...
  • kasih karunia
    Allah Yang Sabar Dan Penuh Kasih Karunia
    Yesaya 65 :1-9
    Sebuah kisah tentang seorang petani mempunyai seorang anak yang tidak pernah membantu ayahnya bekerja di ladang mereka. Akibatnya ia...
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
Kegiatan