berbuat baik

Teruslah Berbuat Baik, Jangan Gentar!

Yohanes 14:15-21; 1 Pet 3:13-22

Belum ada komentar 172 Views

Bacaan Yohanes 14 dalam minggu ini adalah wejangan akhir Yesus sebelum matinya. Yesus membesarkan hati para murid agar tetap teguh mengikut Dia. Sebab keteguhan inilah yang dapat menumbuhkan iman para murid. Keteguhan apa yang Yesus harapkan? Keteguhan untuk tetap mengasihi dalam keadaan sulit.

Perjalanan hidup bangsa kita tidaklah mulus. Ada banyak kerikil bahkan batu yang menyandung hidup Kristen kita disini. Bahkan jika kita kehilangan arah, kita bisa menganggap bahwa hidup sebagai seorang Kristen di negeri ini adalah sebuah kesalahan. Namun demikian, Yesus sendiri sudah mengingatkan para murid-Nya sejak ribuan tahun yang lalu: Hidup Kristen yang tidak mulus, bukanlah hambatan dan akhir dari segalanya.

Justru di saat sulit itulah, Sang Penolong akan menyertai kita di dunia ini saat dunia justru tidak menerima Roh Kebenaran. Yesus bahkan memerintahkan para murid untuk tetap mengasihi. Dalam konteks kita: tetap mengasihi bangsa kita, tetap mengasihi orang-orang yang membenci kita dan tetap mengasihi mereka yang memusuhi kita. Mengapa? Menurut Petrus, karena dengan mengasihi atau berbuat baik seperti itulah, mereka melihat Kristus di dalam kita dan Kristus membawa mereka kepada Allah (ayat 18).

Mengapa dalam bacaan Yohanes, mengasihi adalah “perintah”? Rupanya kata ini mengandung kekuatan yang digerakkan oleh hubungan batin dari Sang Guru. Bukan kita yang mengasihi, tetapi kasih Yesus yang kita alamilah yang menggerakkan hati kita untuk mengasihi mereka yang tidak sudi kita kasihi. Itulah penggerak kita yang dalam berbuat baik dan mengasihi.

Pertanyaannya:

  1. Apakah kita sudah memiliki kekuatan yang digerakkan oleh kasih Yesus untuk mengasihi mereka yang tidak layak kita kasihi?
  2. Cara apa saja yang dapat kita lakukan untuk menunjukkan kekuatan kasih Tuhan melalui kita itu? Menurut Petrus: Berbuat baik. Tapi dengan cara apa saja secara praktisnya? Setiap kita punya cara yang berbeda-beda tentunya!

Riajos03/2017

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • #kekelamandosa #belaskasihAllah #datangdanpulihkanlah
    Yesaya 64:1-9; Mazmur 80:2-8, 18-20; 1 Korintus 1:3-9; Markus 13:24-37
    Hari ini kita memasuki masa Advent (adventus = kedatangan). Dalam empat minggu sebelum Natal, kita akan berada dalam masa...
  • Berjumpa SANG RAJA dalam Kehinaan
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24; Mazmur 95:1-7; Efesus 1:15-23; Matius 25: 31-46
    Skenarionya, bukan saya mengerti apa yang saya lakukan, melainkan saya melakukan suatu perbuatan itu -baik atau jahat- sebagai sesuatu...
  • Kepercayaan Dan Tanggung Jawab
    MATIUS 25: 14-30
    “Wenn Gott einmal bei der Arbeit erwischt hat, dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.” (Sekali Tuhan mendapati...
  • Allah itu Besar Kita itu Kecil
    I Tesalonika 4: 13-18
    Setelah manusia mati, kemana? Konsep Surga atau Rumah Bapa menjadi misteri bagi banyak orang di Tesalonika, yang sebagian berasal...
  • Keadilan Tuhan Dinyatakan
    Mikha 3:5-12; Mazmur 43; 1 Tesalonika 2:9-13; Matius 23:1-12
    Mengapa Tuhan Yesus pada akhir hidup-Nya di Kayu Salib berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa...
Kegiatan