menerima

TERBUKA : Menerima Perbedaan

Lukas 5:27-32

Belum ada komentar 105 Views

Hidup Yesus adalah hidup yang terbuka. Ia makan dan minum dengan pemungut cukai dan orang berdosa, berdialog dan mencoba memahami alam pikir mereka. Bagi Yesus, kasih dan anugerah Allah adalah untuk semua, kenapa harus dibatasi? Kenapa harus ditarik garis pemisah? Kalaupun garis pemisah itu harus ada, maka bukan Yesus yang membuatnya, melainkan mereka yang hidupnya tertutup, yang selalu merasa diri benar (tidak merasa dirinya sakit).

Karena itu Yesus merespon orang-orang Farisi dan ahli Taurat yang mengkritik keterbukaan-Nya. “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit…” (Luk. 5:31) Yesus datang buat semua orang termasuk orang Farisi dan ahli Taurat, tetapi ketika mereka merasa keterbukaan Yesus tidak tepat, maka Yesus mempersilakan menarik batasnya sendiri. Biarlah Yesus tetap terbuka membawa kasih dan anugerah Allah kepada semua.

Budaya terbuka, bersahabat dan menerima setiap orang yang berbeda harus ada dalam diri setiap anak Tuhan yang ingin membawa kasih dan anugerahNya. Bagaimana mungkin kita bisa membawa kasih dan anugerah Allah jika kita selalu menarik garis pemisah. Semoga sikap Yesus yang terbuka menyemangati kita untuk terus menjadi gereja yang terbuka buat semua. Mari wujudkan persahabatan dengan semua…perbedaan bukanlah pemisah antara aku dengan dia…karena meskipun berbeda, kita tetap adalah mahluk ciptaan-Nya.

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sekolah kehidupan
    Sekolah Kehidupan: Tuhanlah Gembalaku!
    Mazmur 23:1 Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
    Apakah saudara pernah merasa sendirian dan kesepian? Daud pernah mengalaminya. Hal yang paling tidak mudah dilalui oleh seorang adalah...
  • pulihkan
    Sekolah Kehidupan: Tuhan Pulihkanku!
    Mazmur 80:3
    Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat. Bagaimana mungkin wajah Tuhan bersinar kepada kita jika...
  • sekolah kehidupan
    Keluarga: SEKOLAH KEHIDUPAN
    Filipi 2:5
    hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus. Bagaimana mungkin kita dapat...
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
Kegiatan