Suci dan tak bercacat menyambut kedatangan Kristus

Filipi 1:3-11

Belum ada komentar 76 Views

‘Suci dan tak bercacat’…wow…mau dong! Bagaimana caranya? Ah, gampang…mestinya tinggal ikuti semua aturan, jangan melanggar hukum, bereslah. Bukankah pelanggaran hukum dan aturan yang membuat kita berdosa?

Saudara, kalimat di atas adalah sepenggal ucapan yang mungkin muncul dalam rangka merespon tema kita minggu ini. Tetapi benarkah dengan mengikuti semua aturan dan hukum lalu membuat kita ‘suci dan tak bercacat’? Mari kita melihat apa yang Paulus ungkapkan dalam Filipi 1:9-10:

“….semoga KASIHmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu SUCI DAN TAK BERCACAT menjelang hari Kristus,”

Saudara, dari apa yang diungkapkan rasul Paulus, kita disadarkan, bahwa mengikuti hukum dan aturan saja TIDAK CUKUP! Harus ada hati yang MELIMPAH DENGAN KASIH! Tanpa kasih bisa saja kita mengikuti semua aturan dan hukum tetapi kita menjadi orang yang egois karena hanya hidup untuk diri sendiri. Dan keegoisan semacam itu bagi Allah adalah CACAT!

Tentu mengikuti hukum dan aturan penting, tetapi jangan sampai kita kehilangan kasih. Bagaimanapun yang pertama-tama Allah perhitungkan adalah kasih. Mari kita mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan dengan terus menjadi pribadi yang penuh kasih. Mari kita isi Adven dan Natal tahun ini dengan berbagi kasih, khususnya dengan para pengungsi di Sinabung.

Semoga kasih kita makin melimpah dan dalam kasih kita terus bersiap menyambut kedatangan-Nya. Tuhan memberkati dan mengasihi kita semua!

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan