Si Sulung atau Si Bungsu

Lukas 15:1-3, 11-32

Belum ada komentar 135 Views

Sejak saya kanak-kanak, Si Bungsu merupakan aktor paling ter kenal sebagai kambing hitam dari kisah seorang tua yang susah hati. “Pulanglah hai anakku, ada ampun Bapa bagimu…” demikian lagu yang kami nyanyikan di Sekolah Minggu.

Baru di dekade ini ada tafsiran yang juga menzoom Si Sulung sebagai anak hilang yang tinggal di dalam rumah Sang Bapa. Ternyata Si Sulung juga mengabdi kepada ayahnya dengan giat karena ujung-ujungnya duit (UUD).

Kedua sikap inilah yang biasa ada dalam diri seorang Kristen: percaya Yesus demi berbagai keuntungan atau percaya Yesus dengan segala tuntutannya. Bagaimana mengatasinya? Sengaja pencerita mengangkat tokoh lain yaitu para hamba yang tidak dikenal maupun tidak tampak berarti. Tokoh sempalan dari kisah ini yang muncul hanya sekadar disuruh-suruh oleh Sang Bapa.

Herannya, Si Bungsu justru mengalami yang buruk dari itu: yaitu orang upahan di ayat 15 dimana orang upahan posisinya lebih rendah dari hamba pada zaman itu, untuk mengurus makanan babi. Rupanya ini ‘Model Pendidikan Yesus’ bagi para murid-Nya, “Kalau tidak bisa bersyukur sebagai anak, alami dulu jadi orang upahan!” Alhasil Si Bungsu sadar dan kembali pulang.

Pertanyaannya:

  1. Apakah saat kita memposisikan diri sebagai anak Tuhan, kita bersikap seperti Si Bungsu atau Si Sulung sehingga perlu mengalami ‘Model Pendidikan Yesus’ agar sikap hati berubah?
  2. Dalam Pra-Paska IV ini sikap hati seperti apa yang perlu perbaiki?
    1. Dalam memandang sesama ciptaan Tuhan
    2. Dalam memandang harta milik dari Tuhan

Riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Memperjuangkan Keadilan
    Am. 5:6-7, 10-15 dan Mark. 10:17-31
    Pemulihan yang diharapkan datang dari Allah untuk umat Israel diberitakan dengan menyerukan perubahan sikap hidup. Amos mengkritisi perilaku tidak...
  • Memperjuangkan Kesetaraan
    Kej. 2:18-24 dan Mark. 10:2-16
    Karya penciptaan yang Allah kerjakan bagi dunia adalah karya penciptaan yang membangun relasi ketergantungan satu dengan yang lain. Ketergantungan...
  • Kerajaan Allah di bumi
    Sungguh, Kerajaan Allah Di Bumi Tak Kalah
    Bilangan 11:4-6, 10-16, 24-29; Mazmur 19:7-14; Yakobus 5:13-20; Markus 9:38-50
    “Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita” (ay. 40) adalah prinsip dasar yang tampaknya perlu kita berlakukan...
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
Kegiatan