Sambutlah Pimpinan Tuhan

Belum ada komentar 55 Views

Takut.

Abram takut menghadapi masa depan tanpa anak. Ia pikir kalau hal itu sampai terjadi, apa boleh buat, hambanyalah yang akan mewarisi semua kekayaannya.

Namun rasa takut itu sirna saat Tuhan datang, memberikan janji-Nya dan Abram percaya pada janji itu.

Apakah saudara juga pernah takut? Banyak orang mengatasinya dengan membuat rencana dengan matang agar ketakutannya lenyap dan ia merasa aman di masa kini. 

Namun demikian kisah Abram mengingatkan kita untuk sedia terlebih dahulu memberi ruang pada Tuhan sebagai pemimpin hidup kita. Ada kalanya dia berbicara melalui janji, melalui pengalaman hidup tokoh-tokoh yang ada di alkitab ataupun melalui nasehat dan perintahnya. Hikmat dari Tuhan itulah yang akan memimpin perjalanan kita untuk menghadapi ketidakpastian di hari esok, menghadapi orang asing dalam hidup, juga berelasi dengan banyak orang yang berbeda dari kita. Siapkah saudara menyambut semua yang berbeda: entah itu relasi, pekerjaan baru, babakan hidup yang baru, bahkan perskutuan orang percaya yang kita ikuti, dengan terbuka pada Tuhan sebagai pemimpinnya. 

RJS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • #PekaTerhadapKaryaAllah
    Ada paham yang mengatakan bahwa karya Allah terbagi dalam periode waktu. Dahulu Bapa mencipta, lalu kemudian berhenti dan digantikan...
  • #hidupdalamkasihkarunia
    “… tetapi di bawah kasih karunia.” (Roma 6:14-15) Dua kali Paulus, di dalam bacaan kita Minggu ini, menegaskan bahwa...
  • #MenjadikanTuhanYangUtamaDalamHidup
    Selamat ulangtahun jemaat GKI Pondok Indah! Telah 36 tahun Allah merahmati kita dengan kesempatan untuk mengambil bagian ke dalam...
  • #eskylmenoi #errimmenoi
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • #menjadimuridKristus
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. (Matius 28:17) Paul Tillich, seorang teolog sohor, pernah berujar, “Doubt...
Kegiatan