Roh Kudus yang Membangkitkan

Roh Kudus yang Membangkitkan

Belum ada komentar 44 Views

Ketika suatu peristiwa yang menyedihkan terjadi dalam kehidupan seseorang, maka ia akan merasa tidak berdaya, seluruh badannya terasa lelah, energinya terkuras dan tidak lagi dapat berpikir seperti biasanya. Dalam situasi yang seperti ini, mungkinkah seseorang dapat mengubah keadaannya, dimana kesedihan bukan merupakan kekuatan yang menghancurkan melainkan suatu kesempatan yang menjadikan seseorang semakin menjadi pribadi yang lebih dewasa dan lebih tahan uji ?

Peristiwa yang sangat menyedihkan dialami oleh Maria dan Marta. Mereka mengalami kesedihan yang tak terobati, ketika mereka harus menerima kenyataan bahwa saudara laki-lakinya yang bernama Lazarus telah mati. Mereka terpuruk, seakan-akan tak ada harapan lagi. Tuhan Yesus yang mereka harapkan datang lebih awal, ternyata datang setelah Lazarus dikubur. Mereka menganggap kehadiran Tuhan Yesus tak mampu mengubah keadaan. Bagi mereka, dibalik batu kuburan Lazarus, yang ada hanyalah kematian. Tidak ada harapan! Namun bagi Allah, selalu ada kemungkinan baru, harapan baru dan kehidupan baru. Pengalaman Lazarus yang dibangkitkan dari kematian, menunjukkan kekuatan Roh Allah yang sungguh memberi kehidupan.

Kuasa Roh Allah yang membangkitkan ini juga diberikan kepada kita ditengah pengalaman menyedihkan.Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa mengalami kuasa kebangkitan Allah? Hal penting yang dapat dilakukan untuk bangkit dari permasalahan hidup, yaitu mengubah sesuatu yang masih dapat diubah dan merelakan sesuatu yang tidak dapat diubah. Roh Allah yang diam di dalam diri kita sebagai orang yang percaya, akan memberikan kekuatan, sebab jika Tuhan Yesus dibangkitkan dari antara orang mati, maka kuasa Roh yang sama ini, juga berkuasa membangkitkan semangat hidup kita. Karena itu menyerahkan hidup dalam pimpinan Roh Kudus akan memberikan semangat yang baru.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • dosa
    Tidak Berdosa Lagi
    Kisah Para Rasul 3:12-19; Mazmur 4; 1 Yohanes 3:1-7; Lukas 24:36-48
    Manusia kenal dosa sejak ia jatuh ke dalam dosa. Keinginan untuk berbuat dosa dan harapan untuk meninggalkan dosa bagaikan...
  • damai sejahtera
    Damai Sejahtera Bagi Kamu!
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1-2:2; Yohanes 20:19-31
    Istilah hoax semakin tenar beberapa tahun belakangan ini. Arti hoax adalah berita bohong atau malicious deception, kebohongan yang dibuat...
  • Hilanglah Cemasku!
    Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8
    Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga....
  • cari selamat
    Cari Selamat?
    Markus 15:6-15
    Sejak kecil kecenderungan kita, memang cari selamat. Supaya tidak dimarahi karena menjatuhkan piring kesayangan ibunya, seorang anak sembunyi tangan....
  • segenap hati
    Dengan Segenap Hati?
    Yohanes 12:20-33
    Saat saya studi, saya bertemu dengan seorang pemimpin aliran UU. “Jadi, siapa Tuhan Yesus menurut aliranmu?” “Yesus itu, Guru...
Kegiatan