Roh Kudus yang Membangkitkan

Roh Kudus yang Membangkitkan

Belum ada komentar 59 Views

Ketika suatu peristiwa yang menyedihkan terjadi dalam kehidupan seseorang, maka ia akan merasa tidak berdaya, seluruh badannya terasa lelah, energinya terkuras dan tidak lagi dapat berpikir seperti biasanya. Dalam situasi yang seperti ini, mungkinkah seseorang dapat mengubah keadaannya, dimana kesedihan bukan merupakan kekuatan yang menghancurkan melainkan suatu kesempatan yang menjadikan seseorang semakin menjadi pribadi yang lebih dewasa dan lebih tahan uji ?

Peristiwa yang sangat menyedihkan dialami oleh Maria dan Marta. Mereka mengalami kesedihan yang tak terobati, ketika mereka harus menerima kenyataan bahwa saudara laki-lakinya yang bernama Lazarus telah mati. Mereka terpuruk, seakan-akan tak ada harapan lagi. Tuhan Yesus yang mereka harapkan datang lebih awal, ternyata datang setelah Lazarus dikubur. Mereka menganggap kehadiran Tuhan Yesus tak mampu mengubah keadaan. Bagi mereka, dibalik batu kuburan Lazarus, yang ada hanyalah kematian. Tidak ada harapan! Namun bagi Allah, selalu ada kemungkinan baru, harapan baru dan kehidupan baru. Pengalaman Lazarus yang dibangkitkan dari kematian, menunjukkan kekuatan Roh Allah yang sungguh memberi kehidupan.

Kuasa Roh Allah yang membangkitkan ini juga diberikan kepada kita ditengah pengalaman menyedihkan.Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa mengalami kuasa kebangkitan Allah? Hal penting yang dapat dilakukan untuk bangkit dari permasalahan hidup, yaitu mengubah sesuatu yang masih dapat diubah dan merelakan sesuatu yang tidak dapat diubah. Roh Allah yang diam di dalam diri kita sebagai orang yang percaya, akan memberikan kekuatan, sebab jika Tuhan Yesus dibangkitkan dari antara orang mati, maka kuasa Roh yang sama ini, juga berkuasa membangkitkan semangat hidup kita. Karena itu menyerahkan hidup dalam pimpinan Roh Kudus akan memberikan semangat yang baru.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan