Roh Kudus yang Membangkitkan

Roh Kudus yang Membangkitkan

Belum ada komentar 112 Views

Ketika suatu peristiwa yang menyedihkan terjadi dalam kehidupan seseorang, maka ia akan merasa tidak berdaya, seluruh badannya terasa lelah, energinya terkuras dan tidak lagi dapat berpikir seperti biasanya. Dalam situasi yang seperti ini, mungkinkah seseorang dapat mengubah keadaannya, dimana kesedihan bukan merupakan kekuatan yang menghancurkan melainkan suatu kesempatan yang menjadikan seseorang semakin menjadi pribadi yang lebih dewasa dan lebih tahan uji ?

Peristiwa yang sangat menyedihkan dialami oleh Maria dan Marta. Mereka mengalami kesedihan yang tak terobati, ketika mereka harus menerima kenyataan bahwa saudara laki-lakinya yang bernama Lazarus telah mati. Mereka terpuruk, seakan-akan tak ada harapan lagi. Tuhan Yesus yang mereka harapkan datang lebih awal, ternyata datang setelah Lazarus dikubur. Mereka menganggap kehadiran Tuhan Yesus tak mampu mengubah keadaan. Bagi mereka, dibalik batu kuburan Lazarus, yang ada hanyalah kematian. Tidak ada harapan! Namun bagi Allah, selalu ada kemungkinan baru, harapan baru dan kehidupan baru. Pengalaman Lazarus yang dibangkitkan dari kematian, menunjukkan kekuatan Roh Allah yang sungguh memberi kehidupan.

Kuasa Roh Allah yang membangkitkan ini juga diberikan kepada kita ditengah pengalaman menyedihkan.Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa mengalami kuasa kebangkitan Allah? Hal penting yang dapat dilakukan untuk bangkit dari permasalahan hidup, yaitu mengubah sesuatu yang masih dapat diubah dan merelakan sesuatu yang tidak dapat diubah. Roh Allah yang diam di dalam diri kita sebagai orang yang percaya, akan memberikan kekuatan, sebab jika Tuhan Yesus dibangkitkan dari antara orang mati, maka kuasa Roh yang sama ini, juga berkuasa membangkitkan semangat hidup kita. Karena itu menyerahkan hidup dalam pimpinan Roh Kudus akan memberikan semangat yang baru.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...
  • Hidup Berhikmat, Cukuplah
    Yohanes 6:51-58
    Bagaimana kamu hidup? Pernahkah kita memperhatikan bagaimana kita hidup, mencermati, mengevaluasi dan merefleksikannya? Bagaimana kita telah mempergunakan waktu yang...
  • Roti Hidup
    1 Raja-raja 19:4-8; Mazmur 34:2-9; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Roti adalah salah satu jenis makanan yang dapat membuat manusia bertahan hidup, jika dalam kebiasaan bangsa lain bisa nasi,...