Roh Kudus Memerdekakan

Roh Kudus Memerdekakan

Belum ada komentar 308 Views

Seorang anak remaja berangkat pada suatu sore menuju tempat kursus bahasa Inggris, berbekal pesan dari ibunya untuk langsung pulang seusai kursus. Sekitar jam setengah enam kursus selesai. Sebelum pulang beberapa temannya mengajaknya untuk berjalan-jalan sebentar di mall di seberang tempat kursus. Maka pilihan bagi si remaja hanyalah menaati atau melanggar pesan ibunya tadi.

Bila ia memilih untuk menaati ibunya, tentunya itulah yang mestinya terjadi. Namun ternyata “taat” dengan “taat” bisa berbeda. Bergantung pada “mengapa taat” atau motivasi dari ketaatan itu. Ia bisa taat karena “takut” pada hukuman ibunya bila melanggar pesan beliau. Atau ia taat karena ia tidak mau membuat ibunya cemas menunggu-nunggu kepulangannya. Ia taat karena ia mencintai ibunya, yang ia tahu amat mencintainya dan sangat dicintainya. Inilah inti dari apa yang dikatakan Paulus dalam ayat 17: “…di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.”

Roh Allah tidak menjadikan orang terbelenggu dan takut, seperti orang Israel yang diperhamba Hukum Taurat. Roh Allah membebaskan orang dari belenggu itu, dan menempatkannya pada kehidupan yang merdeka dalam naungan Roh dan kasih-Nya. Seperti pada si remaja tadi, Roh menuntun kepada ketaatan karena kasih. Kasih dari dan kepada Tuhan, kasih dari dan kepada sesama, serta “kasih” kepada alam ciptaan-Nya.

Roh Allah tidak menjadikan kita tidak berdaya, bergantung, tidak punya inisiatif, takut melakukan kesalahan. Sebaliknya, Roh Allah memerdekakan dan memberdayakan kita, menjadikan kita bersyukur, kreatif, tidak selalu menunggu, bahkan berani menanggung resiko, demi kasih kepada Tuhan dan sesama.

Beribadah, mengasihi, melayani, berbuat dan bersikap baik, bukan karena takut hukuman, tetapi karena merdeka, sehingga dengan sadar memilih untuk melakukannya. Kita?

 

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
  • Libatkan dan Alami Tuhan
    Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
    Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan...
Kegiatan