Rancanganku atau Rancangan-Mu

Belum ada komentar 167 Views

Kitab Yesaya di pasal ini memulai dengan undangan yang memanggil setiap orang untuk menyambut pemeliharaan Allah dalam kehidupan. Pemeliharaan yang Allah lakukan tanpa pamrih semata-mata karena Ia mengasihi umat-Nya, itu sebabnya Ia berinisiatif untuk memulainya. Undangan ini bukan semata-semata soal hidup yang dicukupi tetapi juga soal penerimaan, persahabatan dan ketaatan.

Undangan ini diikuti dengan ikatan perjanjian antara Allah dengan manusia, Ia memberi diri-Nya secara utuh untuk membimbing dan memelihara hidup kita. Ikatan perjanjian ini bukan saja menyangkut Allah tetapi juga manusia. Kesetiaan dan tindakan pemeliharaan, penerimaan dan persahabatan Allah perlu direspon manusia dengan hidup dalam rancangan Allah sekalipun itu sangat berbeda dengan apa yang kita pikirkan dan rencanakan tetapi ikatan perjanjian menyakinkan kita bahwa Allah memberi yang terbaik.

Betapapun ada perbedaan yang begitu besar antara rancangan Allah dan manusia, Allah menjamin dengan diri-Nya. Jika Ia yang adalah kasih maka di dalam rancangan-Nya ada kasih, belas kasihan dan kebaikan, jadi mengapa harus ragu bergantung kepada rancangan Allah? Sambutlah dan taatlah.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
Kegiatan