Rancanganku atau Rancangan-Mu

Belum ada komentar 180 Views

Kitab Yesaya di pasal ini memulai dengan undangan yang memanggil setiap orang untuk menyambut pemeliharaan Allah dalam kehidupan. Pemeliharaan yang Allah lakukan tanpa pamrih semata-mata karena Ia mengasihi umat-Nya, itu sebabnya Ia berinisiatif untuk memulainya. Undangan ini bukan semata-semata soal hidup yang dicukupi tetapi juga soal penerimaan, persahabatan dan ketaatan.

Undangan ini diikuti dengan ikatan perjanjian antara Allah dengan manusia, Ia memberi diri-Nya secara utuh untuk membimbing dan memelihara hidup kita. Ikatan perjanjian ini bukan saja menyangkut Allah tetapi juga manusia. Kesetiaan dan tindakan pemeliharaan, penerimaan dan persahabatan Allah perlu direspon manusia dengan hidup dalam rancangan Allah sekalipun itu sangat berbeda dengan apa yang kita pikirkan dan rencanakan tetapi ikatan perjanjian menyakinkan kita bahwa Allah memberi yang terbaik.

Betapapun ada perbedaan yang begitu besar antara rancangan Allah dan manusia, Allah menjamin dengan diri-Nya. Jika Ia yang adalah kasih maka di dalam rancangan-Nya ada kasih, belas kasihan dan kebaikan, jadi mengapa harus ragu bergantung kepada rancangan Allah? Sambutlah dan taatlah.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bertobat dan Percayalah
    Dalam pembacaan Injil minggu ini, Yesus mengatakan empat hal yang sangat tajam dan jelas. Dua yang pertama adalah pernyataan...
  • Filipus dan Natanael
    Yohanes 1:43-51
    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat,...
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...