raja

Raja-kan Yesus

Belum ada komentar 34 Views

Raja menciptakan, sekaligus memimpin kerajaan mereka; dan sebuah kerajaan akan mencerminkan pemimpinnya.

Tuhan Yesus kerap diumpamakan sebagai seorang raja yang menyamar menjadi seorang pengemis untuk mengetahui kehidupan rakyat di kerajaanNya. Jika seorang penguasa mau meninggalkan istananya yang nyaman dengan hati penuh belas kasih serta perhatian kepada rakyatnya, maka ia ingin mengatakan sesuatu tentang karakter serta panggilan seorang pemimpin dan komunitas kerajaan yang Ia pimpin.

Ketika Yesus mengatakan bahwa kerajaanNya bukan berasal dari dunia ini, apakah yang Yesus maksud dengan dunia ini? Saat itu Yesus sedang berada di pengadilan di sebuah kerajaan, kerajaan yang menindas dan menyalahgunakan umatNya. Mungkinkah ketika Yesus mengatakan “dunia ini” dan “dari sini” (ay 36) Ia merujuk pada kerajaan Pilatus? Sebuah kerajaan yang mendapatkan “kedamaian” melalui peperangan dan dominasi atas kerajaan lain? Ketika Yesus mengatakan bahwa kerajaanNya bukan dari dunia ini, maka Ia ingin menegaskan, bahwa pemerintahanNya, kerajaanNya, berbeda dengan kerajaan yang dipimpin oleh Pilatus. Kerajaan yang Yesus bicarakan adalah Kerajaan Allah, di mana orang sakit disembuhkan, orang lapar diberi makan, orang tertindas diberi kelegaan, dan orang tertawan diberi pembebasan.

Yesus tengah bermain dengan pemahaman Pilatus tentang raja dan kerajaan. Yesus, yang berdiri di hadapannya, yang telah dipuji oleh orang biasa sebagai raja, adalah sebuah teka-teki bagi Pilatus. Yesus memiliki gagasan tentang Tuhan dan komunitas umat Allah yang menakut-nakuti pendirian pemimpin Yahudi tetapi mengobarkan hati para pengikut Yahudinya.

Kerajaan yang dipimpin oleh Yesus adalah kerajaan yang meletakkan relasi sebagai inti.
Panggilan kita adalah untuk mewujudkan kerajaan yang dipimpin oleh Yesus. Hal ini tidak hanya terbatas pada gelar raja yang kita berikan kepada Yesus, namun juga soal bagaimana menjadikan Kerajaan Allah sebagai sesuatu yang terus menerus dijadikan (a state of being), sebagai cara kita menjalani hidup, serta komitmen kita untuk melihat dunia sebagaimana Yesus melihatnya.

Kerajaan Yesus bukan soal menghimpun kuasa. Kerajaan Yesus bukan soal pemerintahan yang lebih tinggi di atas yang lain. Kerajaan Yesus adalah soal relasi-hubungan yang intim antara Raja dengan umatNya. Mari kita mewujudkan KerajaanNya di tengah kehidupan kita. Tuhan memberkati kita semua. Amin.

ASC

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Berbahagia walau….
    Lukas 6: 17-26
    Ungkapan “berbahagialah” mengingatkan kita pada pengajaran Tuhan Yesus tentang “Kotbah di Bukit”. Sebutan berbahagialah mereka yang miskin, yang lapar...
  • Melihat Karya Tuhan melalui Kegagalan
    Lukas 5: 1-11
    Kegagalan yang terjadi dalam kehidupan kita, sering menjadi sesuatu yang menakutkan dan menjauhkan kita dari mimpi masa depan yang...
  • MUKJIZAT
    Yohannes 2:1-11
    Di dalam kisah Yesus mengubah air menjadi anggur di perkawinan Kana, muncul catatan sangat penting, yaitu di dalam ayat...
  • Berpartisipasi ke dalam Peristiwa Trinitas
    Lukas 3:22
    Peristiwa pembaptisan Yesus merupakan sebuah peristiwa Trinitarian. Artinya, di dalam peristiwa itu, ketiga Pribadi ilahi, Bapa, Anak, dan Roh...
  • Keajaiban Natal: Keajaiban Persahabatan
    Luk. 1:39-55
    Pernahkah saudara pergi dalam keadaan hamil ke pegunungan tanpa kendaraan yang memadai? Maria pernah. Dia pergi ke seorang sahabat...
Kegiatan