raja

Raja-kan Yesus

Belum ada komentar 28 Views

Raja menciptakan, sekaligus memimpin kerajaan mereka; dan sebuah kerajaan akan mencerminkan pemimpinnya.

Tuhan Yesus kerap diumpamakan sebagai seorang raja yang menyamar menjadi seorang pengemis untuk mengetahui kehidupan rakyat di kerajaanNya. Jika seorang penguasa mau meninggalkan istananya yang nyaman dengan hati penuh belas kasih serta perhatian kepada rakyatnya, maka ia ingin mengatakan sesuatu tentang karakter serta panggilan seorang pemimpin dan komunitas kerajaan yang Ia pimpin.

Ketika Yesus mengatakan bahwa kerajaanNya bukan berasal dari dunia ini, apakah yang Yesus maksud dengan dunia ini? Saat itu Yesus sedang berada di pengadilan di sebuah kerajaan, kerajaan yang menindas dan menyalahgunakan umatNya. Mungkinkah ketika Yesus mengatakan “dunia ini” dan “dari sini” (ay 36) Ia merujuk pada kerajaan Pilatus? Sebuah kerajaan yang mendapatkan “kedamaian” melalui peperangan dan dominasi atas kerajaan lain? Ketika Yesus mengatakan bahwa kerajaanNya bukan dari dunia ini, maka Ia ingin menegaskan, bahwa pemerintahanNya, kerajaanNya, berbeda dengan kerajaan yang dipimpin oleh Pilatus. Kerajaan yang Yesus bicarakan adalah Kerajaan Allah, di mana orang sakit disembuhkan, orang lapar diberi makan, orang tertindas diberi kelegaan, dan orang tertawan diberi pembebasan.

Yesus tengah bermain dengan pemahaman Pilatus tentang raja dan kerajaan. Yesus, yang berdiri di hadapannya, yang telah dipuji oleh orang biasa sebagai raja, adalah sebuah teka-teki bagi Pilatus. Yesus memiliki gagasan tentang Tuhan dan komunitas umat Allah yang menakut-nakuti pendirian pemimpin Yahudi tetapi mengobarkan hati para pengikut Yahudinya.

Kerajaan yang dipimpin oleh Yesus adalah kerajaan yang meletakkan relasi sebagai inti.
Panggilan kita adalah untuk mewujudkan kerajaan yang dipimpin oleh Yesus. Hal ini tidak hanya terbatas pada gelar raja yang kita berikan kepada Yesus, namun juga soal bagaimana menjadikan Kerajaan Allah sebagai sesuatu yang terus menerus dijadikan (a state of being), sebagai cara kita menjalani hidup, serta komitmen kita untuk melihat dunia sebagaimana Yesus melihatnya.

Kerajaan Yesus bukan soal menghimpun kuasa. Kerajaan Yesus bukan soal pemerintahan yang lebih tinggi di atas yang lain. Kerajaan Yesus adalah soal relasi-hubungan yang intim antara Raja dengan umatNya. Mari kita mewujudkan KerajaanNya di tengah kehidupan kita. Tuhan memberkati kita semua. Amin.

ASC

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Keajaiban Belas Kasihan
    Apa bedanya kasihan dengan belas kasihan Tuhan? Dua puluh tahun yang lalu waktu saya melayani di sebuah rumah singgah,...
  • Keajaiban Pengampunan
    Mazmur 25:1-10
    Mana yang lebih mudah: meminta maaf atau memaafkan orang yang menyakiti kita? Kehadiran Tuhan dalam hidup orang percaya mengajak...
  • Mendekat atau Menjauh?
    Ibrani 10:11-25
    Saudara, pernahkan saudara menolong seseorang yang sedang membutuhkan pertolongan, dan saudara tidak mengharapkan ia membalas pertolongan saudara karena saudara...
  • Menderita Berulang?
    Ibrani 9:24-28
    Apakah Yesus harus berulang-ulang disalib karena dosa kita? Suatu kali seorang anak bertanya kepada ayahnya, “Apa itu Papa?” Papanya...
Kegiatan