raja

Raja-kan Yesus

Belum ada komentar 53 Views

Raja menciptakan, sekaligus memimpin kerajaan mereka; dan sebuah kerajaan akan mencerminkan pemimpinnya.

Tuhan Yesus kerap diumpamakan sebagai seorang raja yang menyamar menjadi seorang pengemis untuk mengetahui kehidupan rakyat di kerajaanNya. Jika seorang penguasa mau meninggalkan istananya yang nyaman dengan hati penuh belas kasih serta perhatian kepada rakyatnya, maka ia ingin mengatakan sesuatu tentang karakter serta panggilan seorang pemimpin dan komunitas kerajaan yang Ia pimpin.

Ketika Yesus mengatakan bahwa kerajaanNya bukan berasal dari dunia ini, apakah yang Yesus maksud dengan dunia ini? Saat itu Yesus sedang berada di pengadilan di sebuah kerajaan, kerajaan yang menindas dan menyalahgunakan umatNya. Mungkinkah ketika Yesus mengatakan “dunia ini” dan “dari sini” (ay 36) Ia merujuk pada kerajaan Pilatus? Sebuah kerajaan yang mendapatkan “kedamaian” melalui peperangan dan dominasi atas kerajaan lain? Ketika Yesus mengatakan bahwa kerajaanNya bukan dari dunia ini, maka Ia ingin menegaskan, bahwa pemerintahanNya, kerajaanNya, berbeda dengan kerajaan yang dipimpin oleh Pilatus. Kerajaan yang Yesus bicarakan adalah Kerajaan Allah, di mana orang sakit disembuhkan, orang lapar diberi makan, orang tertindas diberi kelegaan, dan orang tertawan diberi pembebasan.

Yesus tengah bermain dengan pemahaman Pilatus tentang raja dan kerajaan. Yesus, yang berdiri di hadapannya, yang telah dipuji oleh orang biasa sebagai raja, adalah sebuah teka-teki bagi Pilatus. Yesus memiliki gagasan tentang Tuhan dan komunitas umat Allah yang menakut-nakuti pendirian pemimpin Yahudi tetapi mengobarkan hati para pengikut Yahudinya.

Kerajaan yang dipimpin oleh Yesus adalah kerajaan yang meletakkan relasi sebagai inti.
Panggilan kita adalah untuk mewujudkan kerajaan yang dipimpin oleh Yesus. Hal ini tidak hanya terbatas pada gelar raja yang kita berikan kepada Yesus, namun juga soal bagaimana menjadikan Kerajaan Allah sebagai sesuatu yang terus menerus dijadikan (a state of being), sebagai cara kita menjalani hidup, serta komitmen kita untuk melihat dunia sebagaimana Yesus melihatnya.

Kerajaan Yesus bukan soal menghimpun kuasa. Kerajaan Yesus bukan soal pemerintahan yang lebih tinggi di atas yang lain. Kerajaan Yesus adalah soal relasi-hubungan yang intim antara Raja dengan umatNya. Mari kita mewujudkan KerajaanNya di tengah kehidupan kita. Tuhan memberkati kita semua. Amin.

ASC

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Hidup Penuh Roh
    Yohanes 7: 37-39
    Undangan Tuhan Yesus “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!” ditujukan kepada siapa saja yang dalam hidupnya mengalami...
  • Hidup dipelihara Tuhan
    Yohanes 17:1-11
    Doa Tuhan Yesus “Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka (baca: para murid, jemaat Tuhan) dalam nama-Mu” (ay.11), sekaligus merupakan...
  • Saya Cinta Yesus
    Yohanes 14:15-21
    Definisi cinta yang dimaksud supaya tidak salah arah harus dikaitkan dengan konteks pembicaraan. Mencintai atau mengasihi merupakan kata yang...
  • The Journey Is Home
    Yohanes 14:1-14 dan Kisah Para Rasul 7:55-60
    Pemberitaan di Media yang begitu marak tentang pandemi Covid-19, khabarnya telah meluluh lantakkan kehidupan rutinitas. Melongok keluar sebentar, maka...
  • Hidup Bersatu
    Hidup Bersatu
    Kisah Para Rasul 2:42-47
    Pada masa ini, kesatuan sebagai warga negara Indonesia tampaknya sedang diuji. Sebab kita sedang menjalani kehidupan yang terpisah dari...
Kegiatan