raja

Raja-kan Yesus

Belum ada komentar 60 Views

Raja menciptakan, sekaligus memimpin kerajaan mereka; dan sebuah kerajaan akan mencerminkan pemimpinnya.

Tuhan Yesus kerap diumpamakan sebagai seorang raja yang menyamar menjadi seorang pengemis untuk mengetahui kehidupan rakyat di kerajaanNya. Jika seorang penguasa mau meninggalkan istananya yang nyaman dengan hati penuh belas kasih serta perhatian kepada rakyatnya, maka ia ingin mengatakan sesuatu tentang karakter serta panggilan seorang pemimpin dan komunitas kerajaan yang Ia pimpin.

Ketika Yesus mengatakan bahwa kerajaanNya bukan berasal dari dunia ini, apakah yang Yesus maksud dengan dunia ini? Saat itu Yesus sedang berada di pengadilan di sebuah kerajaan, kerajaan yang menindas dan menyalahgunakan umatNya. Mungkinkah ketika Yesus mengatakan “dunia ini” dan “dari sini” (ay 36) Ia merujuk pada kerajaan Pilatus? Sebuah kerajaan yang mendapatkan “kedamaian” melalui peperangan dan dominasi atas kerajaan lain? Ketika Yesus mengatakan bahwa kerajaanNya bukan dari dunia ini, maka Ia ingin menegaskan, bahwa pemerintahanNya, kerajaanNya, berbeda dengan kerajaan yang dipimpin oleh Pilatus. Kerajaan yang Yesus bicarakan adalah Kerajaan Allah, di mana orang sakit disembuhkan, orang lapar diberi makan, orang tertindas diberi kelegaan, dan orang tertawan diberi pembebasan.

Yesus tengah bermain dengan pemahaman Pilatus tentang raja dan kerajaan. Yesus, yang berdiri di hadapannya, yang telah dipuji oleh orang biasa sebagai raja, adalah sebuah teka-teki bagi Pilatus. Yesus memiliki gagasan tentang Tuhan dan komunitas umat Allah yang menakut-nakuti pendirian pemimpin Yahudi tetapi mengobarkan hati para pengikut Yahudinya.

Kerajaan yang dipimpin oleh Yesus adalah kerajaan yang meletakkan relasi sebagai inti.
Panggilan kita adalah untuk mewujudkan kerajaan yang dipimpin oleh Yesus. Hal ini tidak hanya terbatas pada gelar raja yang kita berikan kepada Yesus, namun juga soal bagaimana menjadikan Kerajaan Allah sebagai sesuatu yang terus menerus dijadikan (a state of being), sebagai cara kita menjalani hidup, serta komitmen kita untuk melihat dunia sebagaimana Yesus melihatnya.

Kerajaan Yesus bukan soal menghimpun kuasa. Kerajaan Yesus bukan soal pemerintahan yang lebih tinggi di atas yang lain. Kerajaan Yesus adalah soal relasi-hubungan yang intim antara Raja dengan umatNya. Mari kita mewujudkan KerajaanNya di tengah kehidupan kita. Tuhan memberkati kita semua. Amin.

ASC

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...
  • Hidup Berhikmat, Cukuplah
    Yohanes 6:51-58
    Bagaimana kamu hidup? Pernahkah kita memperhatikan bagaimana kita hidup, mencermati, mengevaluasi dan merefleksikannya? Bagaimana kita telah mempergunakan waktu yang...
  • Roti Hidup
    1 Raja-raja 19:4-8; Mazmur 34:2-9; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Roti adalah salah satu jenis makanan yang dapat membuat manusia bertahan hidup, jika dalam kebiasaan bangsa lain bisa nasi,...