Perjumpaan Yang Menghidupkan

Perjumpaan Yang Menghidupkan

Lukas 7 :11-17

Belum ada komentar 181 Views

Hidup adalah rangkaian perjumpaan dengan beragam manusia dan peristiwa. Setiap perjumpaan merupakan sebuah interaksi yang dapat melahirkan perasaan suka atau tidak suka, gembira atau sedih bahkan dapat membentuk pola pikir positif atau negatif terhadap orang lain. Perjumpaan manusia dengan Tuhan membawa sebuah kepastian kehidupan.

Penulis Lukas mengajak kita belajar dari perjumpaan Yesus dan ibu janda yang menangis karena berduka.

1. Perjumpaan yang menghidupkan
Yesus melihat dan peduli kepada ibu janda yang bersedih karena kehilangan anak lelaki sebagai sandaran hidup. Yesus berkata:” Jangan Menangis!”. Ibu Janda diajak untuk melihat kuasa Tuhan lebih besar daripada persoalannya. Karena Yesus adalah Tuhan yang selalu melihat dan tergerak oleh belaskasihan. Apakah saudara juga melihat Tuhan saat tertindih beban berat kehidupan? Yesus tidak hanya berbicara tetapi membuktikan bahwa Dia berkuasa atas kehidupan dan kematian manusia.

2. Perjumpaan yang membawa kepastian
Siapakah yang dapat menghidupkan seorang yang telah meninggal? Tak seorangpun. Orang banyak yang menyertai ibu janda, tak mampu menolongnya (ayat 11). Hanya Yesus sumber jawaban bagi persoalan manusia. Kuasa kematianpun takluk pada perkataan Yesus, apalagi persoalan karir dan bisnis, rumah tangga, teman hidup dan masa depan saudara? Yesus mampu menyelesaikan masalah yang tak mampu diselesaikan manusia. Bertemu dengan Yesus membawa perubahan yang pasti. Sudahkah saudara mengalami perjumpaan yang menghidupkan?

LS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan