Pergunakanlah Waktu Yang Ada

Efesus 5:15-20

Belum ada komentar 199 Views

Kata “waktu” dalam Efesus 5:16 diterjemahkan dari kata “kairos” dalam bahasa Yunani. Alkitab bahasa Inggris versi NIV menerjemahkan ayat ini dengan “…making the most of every opportunity, because the days are evil.” Kairos berarti lebih ketimbang sekadar waktu. Konotasi sebenarnya adalah momen atau saat yang terbatas, kesempatan! Maka judul kita di atas bisa kita ganti dengan “Pergunakanlah Kesempatan Yang Ada”. Atau kalau mau lebih tajam lagi: “Manfaatkanlah Kesempatan Yang Ada”.

Namun yang dimaksudkan Paulus tidaklah sama dengan semboyan banyak orang akhir-akhir ini di republik kita tercinta: “aji mumpung”. Mumpung menduduki jabatan, mumpung tidak ada yang mengawasi atau melihat, mumpung orang lain belum tahu, mari kita raup sebanyak-banyaknya keuntungan dan manfaat bagi diri kita sendiri. “Aji mumpung” yang diterapkan dalam berbagai bentuk dan aspek, oleh makin lama makin banyak orang di negeri ini, tanpa memedulikan orang lain, bahkan masa depan bangsa dan negara.

Bagi Paulus memanfaatkan kesempatan yang ada adalah demi melakukan kehendak Tuhan. Dan ia menganjurkan agar tidak memulainya dengan yang muluk-muluk, tetapi dengan yang sederhana dan yang mungkin untuk dilakukan: membangun jemaat kita sendiri. Mengapa? Karena jemaat Kristen mestinya berbeda dari kumpulan yang lain. Jemaat Kristen mestinya adalah jemaat yang terdiri dari “anak-anak terang”. Jemaat yang menjadi contoh bahkan terang dalam segala sesuatu bagi dunia sekitar. Dan untuk mengejawantahkannya Tuhan mengaruniakan kesempatan dan berbagai karunia.

Maka, mari kita manfaatkan kesempatan yang Tuhan berikan ini, untuk menjadikan jemaat kita “persekutuan yang berbeda” sekaligus “persekutuan yang membuat perbedaan”. Khususnya di Bulan Budaya ini, mari kita bangun jemaat kita menjadi jemaat yang peduli pada bangsa dan negara Indonesia.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
  • inisiatif
    Partisipatif : Berinisiatif
    Markus 2:1-12
    Wow..kembali sebuah kisah tentang keterbukaan Yesus. Ia menerima cara orang menghampiriNya, meski tidak lazim. Melalui atap! Bukankah tiap orang...
Kegiatan