Pergilah, Kembalilah Ke Jalanmu

Pergilah, Kembalilah Ke Jalanmu

1 Komentar 4 Views

Sosok nabi Elia adalah seorang yang dipilih oleh Tuhan dan diutus untuk menyampaikan Firman-Nya. Pemilihan ini ada dalam rancangan dan kehendak Tuhan terkait dengan suatu misi tertentu. Disebut rancangan, karena Elia masih mempunyai kebebasan  untuk menanggapi dengan tetap berada dalam “comfort zone” dalam hal ini tempat persembunyiannya atau,  keluar dari itu, diutus dan mengikuti kehendak Allah untuk mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram.

Demikian juga Rasul Paulus mengingatkan pada jemaat di Roma pada tugas panggilan dan pengutusan untuk memberitakan kabar baik pada orang-orang di sekitarnya.

Sosok Sadrakh sebagai seorang kyai adalah seorang yang sudah dikenal sebagai panutan bagi para muridnya dan mempunyai pengaruh yang luas di tengah masyarakat. Perjumpaannya dengan Tuhan telah mendorong dirinya untuk kembali ke jalannya sebagai seorang pembawa kabar baik bagi banyak orang, namun bukan lagi seperti yang ia pikirkan sendiri melainkan seperti yang dikehendaki oleh Tuhan.  Menanggapi panggilan ini bukanlah suatu hal yang mudah karena ia sudah mengakar pada suatu kepercayaan dan budaya tertentu.

Tantangan paling sulit yang dihadapinya adalah kabar keselamatan yang ia terima terbungkus dalam budaya kolonialis yang sulit diterima oleh masyarakat pada masa itu. Dalam memenuhi kehendak Allah untuk memberitakan keselamatan,  ia bersikeras menggunakan budaya setempat agar dapat diterima dan dipahami dengan baik.

Gereja Tuhan pada saat ini juga terpanggil untuk memberitakan kabar baik pada masyarakat di sekitarnya. Tantangan yang sama juga kita hadapi, bagaimana kita mampu memanfaatkan budaya setempat agar berita keselamatan dari Tuhan dapat dipahami.

(TT)

1 Comment

  1. YOHannisTAMmu

    Mantap pak pendeta ….. GBU

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • terhubung
    Terhubung Dan Bahagia Bersama Sesama
    Kisah Para Rasul 4:5-12; Mazmur 23; 1 Yohanes 3:16-24; Yohanes 10:11-18
    Hidup kita semakin terhubung satu dengan yang lain begitu cepat dan mudah. Keterhubungan komunikas dan informasi adalah sebuah keuntungan...
  • dosa
    Tidak Berdosa Lagi
    Kisah Para Rasul 3:12-19; Mazmur 4; 1 Yohanes 3:1-7; Lukas 24:36-48
    Manusia kenal dosa sejak ia jatuh ke dalam dosa. Keinginan untuk berbuat dosa dan harapan untuk meninggalkan dosa bagaikan...
  • damai sejahtera
    Damai Sejahtera Bagi Kamu!
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1-2:2; Yohanes 20:19-31
    Istilah hoax semakin tenar beberapa tahun belakangan ini. Arti hoax adalah berita bohong atau malicious deception, kebohongan yang dibuat...
  • Hilanglah Cemasku!
    Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8
    Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga....
  • cari selamat
    Cari Selamat?
    Markus 15:6-15
    Sejak kecil kecenderungan kita, memang cari selamat. Supaya tidak dimarahi karena menjatuhkan piring kesayangan ibunya, seorang anak sembunyi tangan....
Kegiatan