Pergilah, Kembalilah Ke Jalanmu

Pergilah, Kembalilah Ke Jalanmu

1 Komentar 5 Views

Sosok nabi Elia adalah seorang yang dipilih oleh Tuhan dan diutus untuk menyampaikan Firman-Nya. Pemilihan ini ada dalam rancangan dan kehendak Tuhan terkait dengan suatu misi tertentu. Disebut rancangan, karena Elia masih mempunyai kebebasan  untuk menanggapi dengan tetap berada dalam “comfort zone” dalam hal ini tempat persembunyiannya atau,  keluar dari itu, diutus dan mengikuti kehendak Allah untuk mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram.

Demikian juga Rasul Paulus mengingatkan pada jemaat di Roma pada tugas panggilan dan pengutusan untuk memberitakan kabar baik pada orang-orang di sekitarnya.

Sosok Sadrakh sebagai seorang kyai adalah seorang yang sudah dikenal sebagai panutan bagi para muridnya dan mempunyai pengaruh yang luas di tengah masyarakat. Perjumpaannya dengan Tuhan telah mendorong dirinya untuk kembali ke jalannya sebagai seorang pembawa kabar baik bagi banyak orang, namun bukan lagi seperti yang ia pikirkan sendiri melainkan seperti yang dikehendaki oleh Tuhan.  Menanggapi panggilan ini bukanlah suatu hal yang mudah karena ia sudah mengakar pada suatu kepercayaan dan budaya tertentu.

Tantangan paling sulit yang dihadapinya adalah kabar keselamatan yang ia terima terbungkus dalam budaya kolonialis yang sulit diterima oleh masyarakat pada masa itu. Dalam memenuhi kehendak Allah untuk memberitakan keselamatan,  ia bersikeras menggunakan budaya setempat agar dapat diterima dan dipahami dengan baik.

Gereja Tuhan pada saat ini juga terpanggil untuk memberitakan kabar baik pada masyarakat di sekitarnya. Tantangan yang sama juga kita hadapi, bagaimana kita mampu memanfaatkan budaya setempat agar berita keselamatan dari Tuhan dapat dipahami.

(TT)

1 Comment

  1. YOHannisTAMmu

    Mantap pak pendeta ….. GBU

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
  • Libatkan dan Alami Tuhan
    Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
    Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan...
Kegiatan