Percaya

Percaya

Belum ada komentar 12 Views

Tergantung di kayu salib. Menanti saat ajal tiba. Ketika hidup berada pada titik yang paling buruk, apa yang bisa kita lakukan? Marah? O, itu satu bentuk katarsis yang sering kita lakukan. Mungkin sedikit memuaskan ego, tetapi tidak menyelesaikan masalah. Meskipun begitu, nampaknya ini adalah salah satu pilihan yang menarik. Karena itulah salah seorang penjahat di samping Yesus juga melakukannya (Lukas 23:39).

Pilihan yang lain adalah mempercayakan hidup ini kepadaNya. Ketika segala sesuatu sudah di luar kemampuan manusiawi kita, bukankah yang terbaik mempercayakan hidup ini kepadaNya? Inilah yang dilakukan penjahat yang lain (Lukas 23:42). Bukan sekadar mempercayakan hidup, tetapi dalam pengharapan, ia menantikan “hari Tuhan”, ketika Yesus datang sebagai Raja! Ternyata “hari Tuhan” itu datang saat itu juga. Surya kebenaran bersinar baginya. Yesus berkata: “Hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.” (Lukas 23:43).

Saudara, kadang kita juga berada pada titik kehidupan yang paling buruk, apapun wujudnya. Marah, bukanlah pilihan baik dan tidak pernah menyelesaikan masalah. Mari belajar mempercayakan hidup kita kepadaNya. Sesungguhnya Tuhan selalu datang untuk ikut berempati dengan segala pengalaman hidup kita. ‘Hari ini Aku bersamamu’, bukankah ini jawaban atas segala pergumulan hidup kita?

Bersama Tuhan…nerakapun akan menjadi surga….

[RDj]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
  • Libatkan dan Alami Tuhan
    Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
    Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan...
Kegiatan