Percaya

Percaya

Belum ada komentar 16 Views

Tergantung di kayu salib. Menanti saat ajal tiba. Ketika hidup berada pada titik yang paling buruk, apa yang bisa kita lakukan? Marah? O, itu satu bentuk katarsis yang sering kita lakukan. Mungkin sedikit memuaskan ego, tetapi tidak menyelesaikan masalah. Meskipun begitu, nampaknya ini adalah salah satu pilihan yang menarik. Karena itulah salah seorang penjahat di samping Yesus juga melakukannya (Lukas 23:39).

Pilihan yang lain adalah mempercayakan hidup ini kepadaNya. Ketika segala sesuatu sudah di luar kemampuan manusiawi kita, bukankah yang terbaik mempercayakan hidup ini kepadaNya? Inilah yang dilakukan penjahat yang lain (Lukas 23:42). Bukan sekadar mempercayakan hidup, tetapi dalam pengharapan, ia menantikan “hari Tuhan”, ketika Yesus datang sebagai Raja! Ternyata “hari Tuhan” itu datang saat itu juga. Surya kebenaran bersinar baginya. Yesus berkata: “Hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.” (Lukas 23:43).

Saudara, kadang kita juga berada pada titik kehidupan yang paling buruk, apapun wujudnya. Marah, bukanlah pilihan baik dan tidak pernah menyelesaikan masalah. Mari belajar mempercayakan hidup kita kepadaNya. Sesungguhnya Tuhan selalu datang untuk ikut berempati dengan segala pengalaman hidup kita. ‘Hari ini Aku bersamamu’, bukankah ini jawaban atas segala pergumulan hidup kita?

Bersama Tuhan…nerakapun akan menjadi surga….

[RDj]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
  • Yang Terdahulu Dan Yang Terkemudian
    Yunus 3:10 ‐ 4:11. Mazmur 145: 1‐8. Filipi 1: 21‐30. Matius 20: 1‐16
    Siapakah orang jahat menurut kita? Para perampok, perusuh, pembunuh, koruptor, perusak alam, penyiksa binatang, dan pelaku kejahatan lainnya. Ya...
Kegiatan