percaya

Percaya Sebelum Mengalami

Lukas 7:1-10

Belum ada komentar 142 Views

Terdapat dua kualitas mengagumkan dalam diri perwira dari Kapernaum, sebagaimana tercatat di dalam Lukas 7:1-10. Perwira itu mendatangi Yesus yang tengah bertandang ke Kapernaum dan meminta-Nya untuk menyembuhkan hambanya yang tengah sekarat.

Di dalam percakapan tersebut kedua kualitas tersebut tampil. Pertama, tampaknya si perwira adalah seorang yang sungguh berhati baik. Sekalipun ia bukan seorang Yahudi, ia tampil sebagai seorang yang ramah. Bahkan, menurut pengakuan orang-orang Yahudi di Kapernaum, perwira ini membantu pendirian rumah ibadat Yahudi. Kebaikan hatinya tampil juga dalam kasihnya pada sang hamba. Dalam konteks budaya masa itu, sebenarnya hamba adalah properti dari tuannya. Ia seperti sebuah benda yang dimiliki. Namun, si perwira tampak memperlakukan hambanya dengan penuh penghargaan dan kasih, sebagai seorang pribadi yang dihormatinya. Bahkan sikap semacam ini pun masih memunculkan rasa kagum, bukan, bagi kita yang hidup di masa kesetaraan hak asasi manusia ini?

Jika kualitas pertama menyangkut relasi antar pribadi si perwira, kualitas kedua menyangkut relasinya dengan Allah yang dijumpainya di dalam Yesus Kristus. Sekalipun ia seorang perwira yang berpangkat, berhadapan dengan Yesus membuatnya merasa diri tak layak. Sampai-sampai ia memohon agar Yesus tidak datang ke rumahnya, “Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku” (ay. 6). Ia memohon, “katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh” (ay. 7). Sungguh sebuah kerendahhatian yang mengagumkan. Maka, tak heran, Yesus mengungkapkan kekagumannya dan berkata bahwa bahkan di antara orang Israel tak ada orang yang memiliki iman sebesar perwira ini. Iman dan kerendahhatian berjalan beriringan. Semakin besar iman seseorang semakin rendah hatilah ia.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • demikian
    Perbuatlah Demikian
    Lukas 10:25-37
    Kisah “Orang Samaria yang murah hati” ini sangatlah terkenal. Setelah berkisah, Yesus bertanya kepada ahli Taurat yang mendengar-Nya, “Siapakah...
  • menjadi jawaban
    Menjadi Jawaban Atas Doa Kita Sendiri
    Lukas 10:2-3
    Setelah berujar, “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit,” Yesus menasihati para murid-Nya untuk berdoa dan meminta kepada Allah, “Mintalah...
  • kenyamanan
    Melepaskan kenyamanan demi ketaatan
    Lukas 9:51-62
    Yustinus Favius dieksekusi mati oleh kaisar Markus Aurelius pada tahun 165 bersama 6 orang temannya. Dia percaya kematian di...
  • kasih karunia
    Allah Yang Sabar Dan Penuh Kasih Karunia
    Yesaya 65 :1-9
    Sebuah kisah tentang seorang petani mempunyai seorang anak yang tidak pernah membantu ayahnya bekerja di ladang mereka. Akibatnya ia...
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
Kegiatan