Menyambut TUHAN Dengan Bertobat

Menyambut TUHAN Dengan Bertobat

Belum ada komentar 18 Views

Bertobat cenderung dipahami secara sempit sebagai perubahan dari “tidak percaya” menjadi “percaya”, atau dari “jahat” menjadi “baik”, demi terjaminnya keselamatan di dalam TUHAN. Tentunya tidak keliru keduanya. Namun pertobatan yang di serukan Yohanes lebih luas dan dalam ketimbang itu.

Pertama-tama pertobatan adalah cara menyambut kedatangan TUHAN. Bukan mengamankan diri tetapi mempersiapkan jalan TUHAN yang akan datang membarui dunia kita ini sungguh-sungguh menjadi kerajaan-NYA. Oleh karena itu pertobatan adalah bukan bagi diri sendiri, tetapi persembahan bagi DIA, upaya untuk menjadikan diri alat-NYA yang kian berguna bagi-NYA, sesama dan dunia.

Maka itu pertobatan tidak dapat dipisahkan dari pengampunan TUHAN. Karena bertobat kita diampuni, tetapi juga karena diampuni maka kita ber tobat. Dan oleh karena itu pertobatan mesti dilakukan oleh kita juga, orang yang (sudah) percaya, hari ini.

Perubahan yang diharapkan adalah “makin baik” dari yang ada saat ini. Makin percaya, makin dekat kepada-NYA, makin benar dan jujur, makin mengasihi, makin giat melayani, makin ramah, makin murah hati…

pws

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan