kegelapan

Meninggalkan kegelapan

Efesus 5:8-14

Belum ada komentar 131 Views

Minggu pra paskah ke 4 semakin menegaskan sebuah fakta teologis, bahwa Allah telah berkarya membawa kita keluar dari kegelapan hidup kepada terang hidup di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kita sekarang bukan lagi anak-anak kegelapan melainkan anak-anak terang.

Fakta teologis ini seharusnya membuahkan fakta hidup buat kita yang mempercayainya. Yaitu bahwa kita hidup sebagai anak-anak terang. Karena itu, marilah kita bertanya kepada diri kita sendiri, sudahkah aku hidup sebagai anak-anak terang? Apakah dalam hidupku sudah muncul buah kebaikan, keadilan dan kebenaran?

Hidup sebagai anak-anak terang bukan sekedar bersikap pasif dengan menghindari kegelapan, melainkan secara aktif menyatakan kebaikan, kebenaran dan keadilan. Dengan cara itu kita sedang menelanjangi kegelapan.

Di sinilah peran CC yang sedang kita bangun, di mana sebagai gereja dan pribadi orang percaya, kita mau meneguhkan bahwa di dalam Kristus kita sudah menjadi anak-anak terang dan karena itu hidup kita juga membuahkan terang.

Jika hidup kita membuahkan terang, maka apapun kata orang mengenai diri kita, orang tetap melihat kebaikan di dalam diri kita. Kisah orang yang buta sejak lahir menegaskan hal itu. Banyak orang berusaha menghasut orang itu dengan mengatakan bahwa Yesus adalah orang berdosa. Tetapi jawab si buta itu: “Apakah orang itu orang berdosa aku tidak tahu, tetapi satu hal aku tahu, tadinya aku buta sekarang melihat” (Yoh. 9:25). Indah bukan? Tidak ada provokasi bisa ditebar ketika kita selalu melakukan kebaikan. Mari kita bangun dari tidur panjang kenyamanan kita. Saatnya melakukan karya melalui Community Center!

RDj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan