Mengasihi Dengan Rela Berkorban

Mengasihi Dengan Rela Berkorban

Belum ada komentar 718 Views

Mengapakah seorang laki-laki rela mengeluarkan banyak uang untuk sebuah karangan bunga guna diberikan kepada kekasihnya? Padahal belum tentu setahun sekali ia sendiri membeli baju baru.

Mengapakah seorang ayah rela menggantikan anaknya menjalani hukuman atas tindakan kriminal sang anak yang belum cukup umur? Mengapakah seorang ibu rela memberikan salah satu dari dua ginjalnya bagi anaknya yang menderita gagal ginjal? Padahal apa yang mereka lakukan belum tentu akan mereka lakukan bagi sembarang orang.

Mengapakah Maria rela menuangkan minyak narwastu yang amat mahal untuk membasuh kaki Yesus? Padahal bila minyak itu dijual hasilnya akan dapat memberi makan banyak sekali orang miskin.

Mengapakah Yesus rela menderita dan mati bagi kita, bagi umat manusia, bahkan bagi dunia? Padahal dunia dan kita justru menolaknya dan berkali-kali mengkhianatinya.

Jawabnya sederhana: kasih. Namun kasih yang sama sekali tidak sederhana. Kasih yang rela memberikan segalanya bagi yang dikasihi. Kasih yang rela berkorban bagi yang dikasihi. Kasih yang seperti kasih Yesus.

Maka begitulah seharusnya kita mengasihi. Mengasihi dengan kasih yang rela berkorban. Bukan hanya bagi mereka yang khusus bagi kita, tetapi bagi semua orang. Seperti Yesus.

PWS


Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
  • Libatkan dan Alami Tuhan
    Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
    Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan...
Kegiatan