Melawan Pencobaan

Menang Melawan Pencobaan

Ulangan 26:1-11; Mazmur 91:1-2, 9-16; Roma 10:8-13; Lukas 4:1-13

Belum ada komentar 107 Views

Ada sebuah formulasi yang berulang terjadi dalam kisah pencobaan di padang gurun. Yesus selesai berpuasa menjadi konteks cerita lalu muncul pencobaan pertama soal makanan diikuti dengan pencobaan soal harta dan kekuasaan. Ketiga hal yang begitu dekat dengan kebutuhan dan keinginan manusia. Setiap kali iblis mencobai, ia menggunakan referensi firman Allah dan Yesus melakukan hal yang sama dalam rangka menolak godaan iblis. Firman Allah bukanlah mantra untuk melawan pencobaan tetapi yang ingin ditunjukkan di sini adalah tentang kedekatan, keintiman Yesus dengan Allah yang menumbuhkan kepercayaan.

Relasi yang dibangun dalam kedekatan yang kuat menumbuhkan kepercayaan, hal ini berlaku untuk semua bentuk relasi. Kekuatan Yesus menjawab setiap pencobaan terletak dari kebergantungan-Nya kepada Sang Bapa. Kedalaman relasi yang tidak mudah dihancurkan dengan kebutuhan manusia yang paling utama sekalipun seperti makanan di tengah situasi kelaparan. Kemendesakan, persoalan genting bukanlah alasan untuk meragukan apa yang dipercayai-Nya tetapi sebaliknya menjadi landasan untuk menjawab persoalan tersebut. Mengkongritkan apa yang dipercayai dalam persoalan hidup. Dalam pra paska pertama ini, kita diajak untuk menghayati kedalaman relasi dengan Allah untuk menumbuhkan kepercayaan dan menghidupinya dalam persoalan hidup setiap hari.

Trust is at the heart of our relationship with God and with each other (David Lose).

DVA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan