“Memuji Tuhan Sepanjang Hidup…!”

Mazmur 71

Belum ada komentar 214 Views

Sebagaimana kita tahu, pemazmur pun sadar bahwa hidup bersama Tuhan bukanlah hidup yang hanya terdiri atas susu dan madu (ayat 1-5). Namun, apapun yang terjadi, ia niscaya (akan) dapat menjalaninya dengan sebaik-baiknya, karena ia tidak sendirian. Ia bersama Tuhan, gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan (ayat 3), bahkan sejak dalam kandungan ibu (ayat 6).

Oleh karena itu, memuji dan memuliakan Tuhan, bukanlah sekadar mengungkapkan sukacita kemenangan dan keberhasilan melalui semua rintangan hidup. Memuji dan memuliakan Tuhan mestinya adalah merayakan keyakinan dan kenyataan bahwa hidup ini adalah milik Tuhan, dan masa depannya berada di tangan-Nya semata-mata.

Dengan demikian, khususnya di tengah kehidupan saat ini yang pekat diwarnai egosentrisme dan orientasi perjuangan/keberhasilan pribadi, memuji dan memuliakan Tuhan berarti menyadari bahwa berhasil melewati itu semua bukanlah hasil upaya kita sendiri. Tuhanlah yang menjadikan kita bertahan dan IA senantiasa setia. Maka memuji Tuhan dan memuliakan Tuhan berarti memberikan respons sepanjang hidup, sejak lahir hingga masa tua, kepada panggilan Tuhan yang telah berkenan menuntun kita.

Penting apa yang dikatakan sang pemazmur dalam ayat 17-18: “Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib; juga sampai masa tuaku dan putih rambutku, ya Allah, janganlah meninggalkan aku, supaya aku memberitakan kuasa-Mu kepada angkatan ini, keperkasaan-Mu kepada semua orang yang akan datang.”

Kiranya begitulah cara kita memuliakan dan memuji Tuhan di sepanjang hidup kita.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Hidup Adalah Ujian!
    Markus 1:9-15
    Istilah kawah Chandradimuka sering dipakai untuk memberi gambaran tentang ladang tempaan atau tempat uji bagi seseorang. Kawah ini diambil...
  • Wajahku, Wajahmu, Wajah Kristus
    Markus 9:2-9
    Isi hati seseorang biasanya nampak dari wajahnya. Orang lain biasanya mampu membacanya. Muka sedih, muka gembira, muka nyinyir, muka...
  • HOMO HOMINI SALUS
    Homo Homini Salus
    1 Korintus 9:16-23
    Hitam atau putih? Warna hitam biasa dipakai untuk menyimbolkan perilaku jahat dan kejam, sedang putih untuk sikap dan tindakan...
  • tentang Allah
    Bukan tentang Aku atau Kamu, tapi tentang Allah
    Ulangan 18:15-20; Mazmur 111; 1 Korintus 8:1-13; Markus 1:21-28
    Sesuatu yang biasa, jika dalam hidup bersama di suatu komunitas, ada orang-orang yang ingin menonjolkan diri atau ingin dianggap...
  • Jangan Tunda, Sekaranglah Saatnya
    Yunus 3:1-10; Mazmur 62:5-12; 1 Korintus 7:29-31; Markus 1:14-20
    Sudah menjadi kebiasaan di kalangan umat Yahudi, jika seseorang mau belajar tentang keagamaan, maka ia yang menentukan Rabbi yang...
Kegiatan