Memperjuangkan Kesetaraan

Kej. 2:18-24 dan Mark. 10:2-16

Belum ada komentar 20 Views

Karya penciptaan yang Allah kerjakan bagi dunia adalah karya penciptaan yang membangun relasi ketergantungan satu dengan yang lain. Ketergantungan positif yang tidak diartikan sebagai relasi superior antara satu dengan yang lain. Manusia tidak lebih hebat dari tumbuhan. Tumbuhan tidak lebih hebat dari binatang, dan pada akhirnya laki-laki tidak lebih hebat dari perempuan dan sebaliknya. Setiap ciptaan-Nya memiliki fungsinya masing-masing, kehadirannya sama berharganya untuk mengelola dunia menjadi berfungsi dan baik adanya. Setiap ciptaan dapat melakukan fungsinya juga karena ada dukungan dari pihak lain. Di alam ada siklus kehidupan yang menjaga dan memelihara ekosistem stabil dan begitu juga relasi manusia.

Keluarga Kristen dipanggil Allah untuk menghadirkan dan memperjuangkan kesetaraan. Tindakan kesetaraan adalah tindakan yang ingin menyatakan bahwa setiap ciptaan itu berharga di mata Allah. Setiap ciptaan diciptakan dengan kasih Allah dan dipercayakan Allah untuk memelihara bumi yang diciptakan baik adanya. Kesetaraan membangun kerja sama yang melahirkan pemeliharaan kehidupan yang lebih baik. Ketika relasi kesetaraan diabaikan maka kita akan melihat relasi yang saling menguasai, menghancurkan, dan menekan. Ketika manusia merasa superior dari tumbuhan maka manusia merasa dapat memanfaatkan tumbuhan sekehendak hatinya. Alhasil lihatlah kerusakan alam yang makin parah. Ketika laki-laki merasa lebih superior dari perempuan maka perempuan hanya dilihat sebagai komoditi bahkan komoditi sex. Alhasil pelecehan perempuan, KDRT. Begitu pula sebaliknya ketika perempuan menganggap dirinya superior. Kalau orang dewasa merasa lebih hebat dari anak-anak maka hak-hak anak diabaikan. Alhasil: anak-anak menjadi objek orang tua.

Dengan demikian relasi setara yang dapat menjaga ciptaan Allah ini tetap baik adanya. Relasi setara menciptakan relasi yang saling menghargai dan mendukung untuk menghasilkan karya yang mendatangkan kebaikan kepada seluruh ciptaan. Di awal bulan keluarga ini, keluarga diingatkan dan diutus Allah untuk menghadirkan dan memperjuangkan kesetaraan untuk memelihara kehidupan yang Allah ciptakan ini, untuk menghadirkan penghargaan pada semua ciptaan Allah.

PK yang akan dirayakan minggu ini adalah peneguhan bahwa anak-anak sama berharganya dengan orang tua. Anak-anak sama-sama memiliki hak untuk menerima cinta kasih dan pengorbanan Yesus di meja perjamuan. Anak-anak berkenan di hadapan Allah dan sama berharganya orang dewasa.

DVA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Memperjuangkan Kepedulian
    Yesaya 53:4-12 dan Markus 10:35-45
    Keinginan untuk menjadi pusat perhatian menjadi begitu besar saat ini. Berbagai cara dan fasilitas saat ini membuat seseorang menjadi...
  • Memperjuangkan Keadilan
    Am. 5:6-7, 10-15 dan Mark. 10:17-31
    Pemulihan yang diharapkan datang dari Allah untuk umat Israel diberitakan dengan menyerukan perubahan sikap hidup. Amos mengkritisi perilaku tidak...
  • Kerajaan Allah di bumi
    Sungguh, Kerajaan Allah Di Bumi Tak Kalah
    Bilangan 11:4-6, 10-16, 24-29; Mazmur 19:7-14; Yakobus 5:13-20; Markus 9:38-50
    “Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita” (ay. 40) adalah prinsip dasar yang tampaknya perlu kita berlakukan...
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
Kegiatan