Memperjuangkan Kesetaraan

Kej. 2:18-24 dan Mark. 10:2-16

Belum ada komentar 34 Views

Karya penciptaan yang Allah kerjakan bagi dunia adalah karya penciptaan yang membangun relasi ketergantungan satu dengan yang lain. Ketergantungan positif yang tidak diartikan sebagai relasi superior antara satu dengan yang lain. Manusia tidak lebih hebat dari tumbuhan. Tumbuhan tidak lebih hebat dari binatang, dan pada akhirnya laki-laki tidak lebih hebat dari perempuan dan sebaliknya. Setiap ciptaan-Nya memiliki fungsinya masing-masing, kehadirannya sama berharganya untuk mengelola dunia menjadi berfungsi dan baik adanya. Setiap ciptaan dapat melakukan fungsinya juga karena ada dukungan dari pihak lain. Di alam ada siklus kehidupan yang menjaga dan memelihara ekosistem stabil dan begitu juga relasi manusia.

Keluarga Kristen dipanggil Allah untuk menghadirkan dan memperjuangkan kesetaraan. Tindakan kesetaraan adalah tindakan yang ingin menyatakan bahwa setiap ciptaan itu berharga di mata Allah. Setiap ciptaan diciptakan dengan kasih Allah dan dipercayakan Allah untuk memelihara bumi yang diciptakan baik adanya. Kesetaraan membangun kerja sama yang melahirkan pemeliharaan kehidupan yang lebih baik. Ketika relasi kesetaraan diabaikan maka kita akan melihat relasi yang saling menguasai, menghancurkan, dan menekan. Ketika manusia merasa superior dari tumbuhan maka manusia merasa dapat memanfaatkan tumbuhan sekehendak hatinya. Alhasil lihatlah kerusakan alam yang makin parah. Ketika laki-laki merasa lebih superior dari perempuan maka perempuan hanya dilihat sebagai komoditi bahkan komoditi sex. Alhasil pelecehan perempuan, KDRT. Begitu pula sebaliknya ketika perempuan menganggap dirinya superior. Kalau orang dewasa merasa lebih hebat dari anak-anak maka hak-hak anak diabaikan. Alhasil: anak-anak menjadi objek orang tua.

Dengan demikian relasi setara yang dapat menjaga ciptaan Allah ini tetap baik adanya. Relasi setara menciptakan relasi yang saling menghargai dan mendukung untuk menghasilkan karya yang mendatangkan kebaikan kepada seluruh ciptaan. Di awal bulan keluarga ini, keluarga diingatkan dan diutus Allah untuk menghadirkan dan memperjuangkan kesetaraan untuk memelihara kehidupan yang Allah ciptakan ini, untuk menghadirkan penghargaan pada semua ciptaan Allah.

PK yang akan dirayakan minggu ini adalah peneguhan bahwa anak-anak sama berharganya dengan orang tua. Anak-anak sama-sama memiliki hak untuk menerima cinta kasih dan pengorbanan Yesus di meja perjamuan. Anak-anak berkenan di hadapan Allah dan sama berharganya orang dewasa.

DVA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Peace Maker or Peace Lover
    Saudara, ada banyak peristiwa yang terjadi belakangan ini. Berbagai bencana alam yang baru-baru saja terjadi seolah menambah rangkaian permasalahan...
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...