Memberitakan Injil Kerajaan Allah di Galilea

Memberitakan Injil Kerajaan Allah di Galilea

1 Komentar 211 Views

Tidak jarang, dalam perkembangan sebuah bahasa, terjadi penyempitan makna dari sebuah kata. Misalnya kata “gotong-royong”. Pada awalnya ia berarti sebuah peristiwa yang besar, ketika seseorang hendak melakukan sesuatu yang tak dapat dilakukannya sendirian, misalnya pindah rumah. Pindah rumah, kerap kali berarti seluruh rumah beserta isinya, pindah tempat. Untuk itu segenap penduduk desa bekerjasama hingga rumah itu berdiri di lokasi yang baru beserta segala isinya. Kini kata “gotong-royong” hanyalah berarti bekerjasama.

Begitu pula nasib kata “mengabarkan Injil” dalam jargon kekristenan. Sebagian besar orang percaya mengartikannya sebagai kegiatan mengabarkan iman Kristen kepada orang yang tidak atau belum percaya, agar mereka pada akhirnya rela dibaptiskan. Padahal membaca banyak teks tentang Yesus dan murid-murid yang mengabarkan Injil, –termasuk teks kita hari ini,– konotasinya jauh lebih kaya dan luas ketimbang itu.

Dalam Mat. 4:23 tertulis: “Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.” Injil (Yun.: euanggelion) adalah kabar baik dari Allah bagi segenap ciptaan tentang karya penyelamatan-Nya dalam Kristus. Maka pekabaran Injil (evangelisasi) adalah upaya untuk mempersaksikan Kristus dan karya-Nya, dalam perspektif Kerajaan Allah, bagi segenap ciptaan.

Yang juga menarik adalah tempat Yesus memulai pelayanan-Nya, yaitu Galilea. Galilea bukanlah kawasan yang “elite” atau yang diperhitungkan, sebaliknya justru yang paling dianggap rendah bahkan dihindari orang. Tetapi justru di situlah Yesus memulai karya-Nya, di mana realita kehidupan yang paling keras dijumpai. Selain itu Galilea merujuk juga pada perluasan “sasaran” pekerjaan Yesus (Mat. 4:13-16), yaitu juga kepada bangsa lain.

Gereja dan orang percaya dipanggil untuk melayani Tuhan dengan berjalan di jejak langkah Kristus: mengajar dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan, di realita kehidupan di dunia, mulai di tempat-tempat yang paling tidak diperhitungkan orang.

PWS

1 Comment

  1. joko w

    Syalom,selamat pagi,
    disini saya mengomentari adanya perbedaan Nas judul dari 1 Korintus 1 : 10 – 18 seharusnya adalah dari Injil Matius dan Nas dalam teks dimana teks mengacu dari Injil Matius 4 : 12 – 23 ,mohon ada koreksi.
    Agar “sasaran ” yang ingin dicapai juga bisa diraih ,yaitu pelayanan yang menyeluruh,Tuhan Yesus Memberkati

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Piramida Sungsang
    Piramida Sungsang
    Yeremia 11:18-20; Mazmur 54; Yakobus 3:13-4:3, 7-8; Markus 9:30-37
    “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” (ay. 33). Itu pertanyaan yang Yesus ajukan ke para murid. Kedua...
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
Kegiatan