Memberitakan Injil Kerajaan Allah di Galilea

Memberitakan Injil Kerajaan Allah di Galilea

1 Komentar 80 Views

Tidak jarang, dalam perkembangan sebuah bahasa, terjadi penyempitan makna dari sebuah kata. Misalnya kata “gotong-royong”. Pada awalnya ia berarti sebuah peristiwa yang besar, ketika seseorang hendak melakukan sesuatu yang tak dapat dilakukannya sendirian, misalnya pindah rumah. Pindah rumah, kerap kali berarti seluruh rumah beserta isinya, pindah tempat. Untuk itu segenap penduduk desa bekerjasama hingga rumah itu berdiri di lokasi yang baru beserta segala isinya. Kini kata “gotong-royong” hanyalah berarti bekerjasama.

Begitu pula nasib kata “mengabarkan Injil” dalam jargon kekristenan. Sebagian besar orang percaya mengartikannya sebagai kegiatan mengabarkan iman Kristen kepada orang yang tidak atau belum percaya, agar mereka pada akhirnya rela dibaptiskan. Padahal membaca banyak teks tentang Yesus dan murid-murid yang mengabarkan Injil, –termasuk teks kita hari ini,– konotasinya jauh lebih kaya dan luas ketimbang itu.

Dalam Mat. 4:23 tertulis: “Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.” Injil (Yun.: euanggelion) adalah kabar baik dari Allah bagi segenap ciptaan tentang karya penyelamatan-Nya dalam Kristus. Maka pekabaran Injil (evangelisasi) adalah upaya untuk mempersaksikan Kristus dan karya-Nya, dalam perspektif Kerajaan Allah, bagi segenap ciptaan.

Yang juga menarik adalah tempat Yesus memulai pelayanan-Nya, yaitu Galilea. Galilea bukanlah kawasan yang “elite” atau yang diperhitungkan, sebaliknya justru yang paling dianggap rendah bahkan dihindari orang. Tetapi justru di situlah Yesus memulai karya-Nya, di mana realita kehidupan yang paling keras dijumpai. Selain itu Galilea merujuk juga pada perluasan “sasaran” pekerjaan Yesus (Mat. 4:13-16), yaitu juga kepada bangsa lain.

Gereja dan orang percaya dipanggil untuk melayani Tuhan dengan berjalan di jejak langkah Kristus: mengajar dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan, di realita kehidupan di dunia, mulai di tempat-tempat yang paling tidak diperhitungkan orang.

PWS

1 Comment

  1. joko w

    Syalom,selamat pagi,
    disini saya mengomentari adanya perbedaan Nas judul dari 1 Korintus 1 : 10 – 18 seharusnya adalah dari Injil Matius dan Nas dalam teks dimana teks mengacu dari Injil Matius 4 : 12 – 23 ,mohon ada koreksi.
    Agar “sasaran ” yang ingin dicapai juga bisa diraih ,yaitu pelayanan yang menyeluruh,Tuhan Yesus Memberkati

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • inisiatif
    Partisipatif : Berinisiatif
    Markus 2:1-12
    Wow..kembali sebuah kisah tentang keterbukaan Yesus. Ia menerima cara orang menghampiriNya, meski tidak lazim. Melalui atap! Bukankah tiap orang...
  • menerima
    TERBUKA : Menerima Perbedaan
    Lukas 5:27-32
    Hidup Yesus adalah hidup yang terbuka. Ia makan dan minum dengan pemungut cukai dan orang berdosa, berdialog dan mencoba...
  • HIDUP : Berubah Menjadi Lebih Baik
    Filipi 3:10-16
    Rasul Paulus tidak selalu bisa hadir secara fisik untuk mendampingi jemaat Filipi. Pada waktu surat Filipi ini ditulis, Rasul...
  • biji sesawi
    Hidup Bagai Biji Sesawi
    Matius 13:31
    Tuhan Yesus mengumpamakan Kerajaan Sorga seperti biji sesawi. Maksudnya Tuhan Yesus sedang menggambarkan perkembangan fenomenal dari Kerajaan Sorga dalam...
  • orang yang berhutang
    Kita Adalah Orang Yang Berhutang
    Roma 8:12
    Berbicara tentang hutang berarti harus ada sesuatu yang dibayar atau harus dilunasi. Alkitab sangat serius berbicara tentang hutang. Mazmur...
Kegiatan