Mata Hati Yang Tertuju Pada Kristus atau Diri Sendiri

Mata Hati Yang Tertuju Pada Kristus atau Diri Sendiri

Belum ada komentar 43 Views

Tindakan mendengar dan kemudian memahami firman Tuhan, berbeda dengan memberlakukan firman itu dalam kehidupan sehari-hari. Firman itu bisa asyik di dengar bahkan seringkali memotivasi untuk berani melakukan kebaikan. Namun ketika mengarah pada tindakan pemberlakuan firman itu, yang terjadi adalah sebaliknya, betapa sulit dan penuh keraguan untuk berani melangkah mengikuti apa yang dikehendaki oleh Firman itu.

Kehadiran Yesus di dunia, yang saat ini dipahami melalui perkataan atau ajaran-ajaran-Nya, menimbulkan suatu situasi krisis bagi umat manusia yang dipilih-Nya. Mereka harus mengambil suatu keputusan yang seringkali bertentangan dengan kebiasaan atau gaya hidup yang ditawarkan pada umumnya, sehingga tidak heran jika kemudian menimbulkan perlawanan dari pihak lain bahkan cenderung dibenci, dimusuhi dan dianiaya dari anggota keluarganya karena keputusannya untuk percaya dan mengikut Kristus.

Api yang dilemparkan oleh Kristus adalah api yang kudus, api yang mengarah pada perwujudan kasih, keselamatan dan damai sejahtera Tuhan. Hal ini tentu bertolak belakang dengan api permusuhan, api ketidakadilan dan tindakan sewenang-wenang yang acapkali ditawarkan oleh kehidupan ini.

Kehadiran Kristus di dunia ini mengajak kita untuk mengambil bagian dalam pekerjaan mulia melemparkan api cinta kasih Tuhan, api pengampunan-Nya, api damai sejahtera, api semangat hidup, api pengharapan dan api yang menghangatkan hubungan persaudaraan antar manusia, serta api yang mendorong sesama untuk mengasihi dan melayani Allah.

Karena itu, marilah kita mengarahkan hidup kita pada pusat damai sejahtera dan bukan pada diri kita yang cenderung bersikap egosentri dan egoistis yaitu kecenderungan yang selalu tertuju kepada diri sendiri.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yesus dan Petrus
    Ketika Yesus dan Petrus (dan kita) Saling Menghardik
    Yes. 50:4-9; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mark. 8:27-38
    Percakapan dimulai dengan sangat indah. Yesus bertanya kepada para murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Lantas para murid mengajukan...
  • anjing dan ludah
    Antara Anjing dan Ludah
    Bacaan Injil kita minggu ini menyajikan dua kisah penyembuhan; yang satu berisi penyembuhan Yesus atas anak seorang perempuan Siro-Fenisia...
  • Ritualisme atau Hati yang Bersih
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mazmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8, 14-23
    Insiden “penistaan agama” terjadi lagi. Kali ini menimpa para murid Yesus. Pelapor dan penuntutnya adalah “serombongan orang Farisi dan...
  • Bersama Mengukir Narasi Cinta Bagi Bangsa
    Ulangan 10: 12-22; Mazmur 15; Roma 2: 12-29; Markus 12: 28-34
    Merupakan anugerah dari Tuhan saat ini GKI melangkah memasuki usianya yang ke 30. GKI menyebut dirinya sebagai Gereja Kristen...
  • Libatkan dan Alami Tuhan
    Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
    Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan...
Kegiatan