Mata Hati Yang Tertuju Pada Kristus atau Diri Sendiri

Mata Hati Yang Tertuju Pada Kristus atau Diri Sendiri

Belum ada komentar 42 Views

Tindakan mendengar dan kemudian memahami firman Tuhan, berbeda dengan memberlakukan firman itu dalam kehidupan sehari-hari. Firman itu bisa asyik di dengar bahkan seringkali memotivasi untuk berani melakukan kebaikan. Namun ketika mengarah pada tindakan pemberlakuan firman itu, yang terjadi adalah sebaliknya, betapa sulit dan penuh keraguan untuk berani melangkah mengikuti apa yang dikehendaki oleh Firman itu.

Kehadiran Yesus di dunia, yang saat ini dipahami melalui perkataan atau ajaran-ajaran-Nya, menimbulkan suatu situasi krisis bagi umat manusia yang dipilih-Nya. Mereka harus mengambil suatu keputusan yang seringkali bertentangan dengan kebiasaan atau gaya hidup yang ditawarkan pada umumnya, sehingga tidak heran jika kemudian menimbulkan perlawanan dari pihak lain bahkan cenderung dibenci, dimusuhi dan dianiaya dari anggota keluarganya karena keputusannya untuk percaya dan mengikut Kristus.

Api yang dilemparkan oleh Kristus adalah api yang kudus, api yang mengarah pada perwujudan kasih, keselamatan dan damai sejahtera Tuhan. Hal ini tentu bertolak belakang dengan api permusuhan, api ketidakadilan dan tindakan sewenang-wenang yang acapkali ditawarkan oleh kehidupan ini.

Kehadiran Kristus di dunia ini mengajak kita untuk mengambil bagian dalam pekerjaan mulia melemparkan api cinta kasih Tuhan, api pengampunan-Nya, api damai sejahtera, api semangat hidup, api pengharapan dan api yang menghangatkan hubungan persaudaraan antar manusia, serta api yang mendorong sesama untuk mengasihi dan melayani Allah.

Karena itu, marilah kita mengarahkan hidup kita pada pusat damai sejahtera dan bukan pada diri kita yang cenderung bersikap egosentri dan egoistis yaitu kecenderungan yang selalu tertuju kepada diri sendiri.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Hidup Adalah Ujian!
    Markus 1:9-15
    Istilah kawah Chandradimuka sering dipakai untuk memberi gambaran tentang ladang tempaan atau tempat uji bagi seseorang. Kawah ini diambil...
  • Wajahku, Wajahmu, Wajah Kristus
    Markus 9:2-9
    Isi hati seseorang biasanya nampak dari wajahnya. Orang lain biasanya mampu membacanya. Muka sedih, muka gembira, muka nyinyir, muka...
  • HOMO HOMINI SALUS
    Homo Homini Salus
    1 Korintus 9:16-23
    Hitam atau putih? Warna hitam biasa dipakai untuk menyimbolkan perilaku jahat dan kejam, sedang putih untuk sikap dan tindakan...
  • tentang Allah
    Bukan tentang Aku atau Kamu, tapi tentang Allah
    Ulangan 18:15-20; Mazmur 111; 1 Korintus 8:1-13; Markus 1:21-28
    Sesuatu yang biasa, jika dalam hidup bersama di suatu komunitas, ada orang-orang yang ingin menonjolkan diri atau ingin dianggap...
  • Jangan Tunda, Sekaranglah Saatnya
    Yunus 3:1-10; Mazmur 62:5-12; 1 Korintus 7:29-31; Markus 1:14-20
    Sudah menjadi kebiasaan di kalangan umat Yahudi, jika seseorang mau belajar tentang keagamaan, maka ia yang menentukan Rabbi yang...
Kegiatan